Food Review
Kenangan Rasa Chef Martin Praja dalam Kolaborasi dengan Noesaka

8 Sep 2026

Sate Cungkring dan Terong Bakar Taoco, hidangan favorit Femina di Cerita Dapur Martin Praja di Noesaka. Foto: Dok. Noesaka


Jika pengalaman hidup kamu bisa dirangkum dalam sebuah rangkaian menu hidangan Nusantara, makanan apa saja yang bakal kamu sajikan?

Bagi Celebrity Chef Martin Praja, rangkaian menu itu ada dalam Cerita Dapur Martin Praja di Noesaka, kolaborasinya dengan Noesaka, dalam merayakan pembukaan gerai ke-4 Noesaka, berlokasi di Pacific Place Mall, Jakarta.

Diperkenalkan dalam acara pembukaan pada 3 September lalu, menu kolaborasi ini mengeksplorasi rasa hangat saat berkumpul di meja makan, serta kenangan rasa Chef Martin dari berbagai fase kehidupannya, yang kemudian diinterpretasikan kembali dengan kualitas dan cita rasa khas Noesaka.

“Ada menu Peranakan dan twist hidangan Manado,” kata Chef Martin Praja tentang rangkaian menu kolaborasi ini. Foto: Dok. Noesaka

Ngo Hiang Ayam Udang dengan cocolan pedas-manis yang pas jadi camilan sekaligus appetizer, mewakili latar belakang keluarga Tionghoa Chef Martin. 

Dibesarkan di Bogor, Chef Martin ikut menghadirkan hidangan khas di sana, Sate Cungkring dan Sup Iga Sapi.

Sate Cungkring atau sate kikil itu lembut banget, dengan bumbu tipis saus kacang yang bukan saja seimbang, tapi juga menyempurnakan cita rasa kikilnya. Seporsi (5 tusuk) rasanya kurang!

Sup Merah Iga Sapi lahir dari pengalaman Chef Martin mencoba sop iga asam-pedas yang terkenal di Bogor. Reinterpretasinya enak, segar, kuahnya juara banget, dengan potongan daging dan sayuran yang lezat dimakan bahkan tak perlu sambal dan nasi (dengan emping goreng bolehlah).

Menu Peranakan mewakili latar belakang keluarga Tionghoa Chef Martin Praja: Ngo Hiang Ayam Udang dan Udang Goreng Asam Jawa. Foto: Dok. Noesaka

Chef Martin juga mereinterpretasi Ayam Asam Jawa menjadi Udang Goreng Asam Jawa, agar rasanya lebih unik. “Masakan dengan udang ini diambil dari resep ibu saya,” cerita Chef Martin.

Karena keluarga istrinya dari Manado, Chef Martin turut menyajikan warisan kuliner daerah ini.

Ada Ayam Tinorangsak, yang bumbunya kaya rasa dan bikin kita ingin menghabiskan kuah kentalnya. Ada juga Brokoli Sambal Roa, untuk pilihan masakan Indonesia dengan karakter smoky dan gurih.

Cita rasa Manado mewakili keluarga sang istri hadir dalam Ayam Tinorangsak dan Brokoli Sambal Roa. Foto: Dok. Noesaka

Karakter yang sama juga terasa dalam Terong Bakar Taoco, yang bukan saja bikin nagih dengan rasa smoky-pedas yang pas, tapi memberi tendangan cita rasa intens menyenangkan dalam rangkaian menu ini.

Sebagai hidangan penutup, Klappertaart (dessert khas Manado) dan Es Teler (disajikan dalam batok kelapa) membawa nostalgia sajian manis Indonesia.

Auto terasa kembali lezatnya kuah Sup Merah Iga Sapi; Klappertaart dan Es Teler versi Chef Martin Praja. Foto: Dok. Noesaka
 
Rangkaian menu Noesaka x Martin Praja ini tersedia di Noesaka Pacific Place selama dua bulan ke depan. (f)

NOESAKA
Pacific Place Mall, Level 1
Jln. Jendral Sudirman Kav. 52-53 SCBD
Jakarta Selatan

Jam operasional: Senin-Minggu, 10.00-22.00 WIB

Baca juga:
East Quarter Rilis Menu Baru, Ajak Tamu Keliling Asia dalam Satu Meja
18 Menu Baru TAMU Menjelajahi Rasa dari Aceh hingga Lombok
A Nusantara Story di Park Hyatt Jakarta Menghadirkan Kolaborasi dengan Chef Norman Ismail

 

Zornia Harisantoso


Topic

#kuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?