Wajah mudah berjerawatHormon yang bergejolak karena stres, mampu memicu tumbuhnya jerawat kecil maupun besar. Produksi minyak pada kulit menyumbat pori, dan kulit yang menjadi lebih sensitif, akan lebih mudah terserang bakteri. Atau pemakaian produk kecantikan yang tidak sesuai dengan jenis kulit.
Solusinya adalah jangan memencet jerawat. Bubuhkan obat jerawat hanya pada bagian yang bermasalah, jangan menggosok wajah dengan scrub. Ganti produk kecantikan dan kenakan masker wajah yang sesuai sekaligus mendinginkan kulit.
Kulit lebih berminyak
Produksi hormon testosteron yang meningkat, menghasilkan minyak dalam kulit secara berlebihan.
Solusinya adalah gunakan produk kecantikan yang tidak mengandung minyak dan hindari toner yang mengandung alkohol. Rajin membersihkan wajah dan selalu sediakan kertas penyerap minyak. Solusi lain agar hormon tersalurkan dan peredaran darah lebih lancar adalah dengan berolahraga.
Kulit menjadi kering, bahkan sensitif
Berada di ruangan ber-AC sepanjang hari, atau mengalami tekanan di pikiran, akan mengakibatkan peredaran darah abnormal. Kadang-kadang mengalir terlalu sedikit atau terlalu banyak, sehingga kulit terlihat kering, pucat, atau justru kemerahan. Jika kulit mengalami kekeringan, sangat mudah menjadi sensitif.
Solusinya, segera konsultasikan dengan dokter ahli.
Kulit kusam dan timbul kerutan halus
Regenerasi kulit yang tidak optimal membuat kulit terlihat kusam dan hormon cortisol menghambat kolagen dan mengikat protein yang dibutuhkan kulit, sehingga mempercepat timbulnya kerutan halus.
Solusinya adalah lakukan perawatan wajah yang lebih mendalam untuk mengangkat sel kulit mati, perhatikan asupan makanan dan gunakan krim malam dan suplemen untuk menutrisi kulit. (f)
Baca juga:
Tip Membersihkan Wajah Setelah Make Up


