Saat buka puasa, biasanya kita langsung menikmati lezatnya minuman manis. Meneguk secangkir teh manis hangat, lalu kita menghabiskan semangkuk
tajil kolak pisang. Setelah makan nasi dan lauk pauk, ditutup
dengan minuman manis lagi, seperti es campur. Mungkin tak banyakyang tahu, minuman manis seperti itu kaya karbohidrat sederhana yang meningkatkan kadar gula darah, yang membuat kita kembali lapar. Bahkan, kalau dihitung-hitung, seporsi kalori minuman manis bisa setara dengan seporsi makanan! Maka tak heran jika selama Ramadan bobot badan kita malah melambung.
Minum minuman manis saat berbuka puasa tidak dilarang, asalkan...
- Batasi porsinya. Wajib porsi kecil untuk minuman yang mengandung santan dan gula.
- Pilih air putih saja untuk teman makan utama. Hindari minum minuman manis, karena Anda justru bisa semakin haus dan minum dalam jumlah banyak.
- Ganti santan dalam minuman dengan susu non-fat, untuk mengurangi kalori dan lemak jenuh berlebihan.
- Kombinasikan minuman dengan buah segar untuk mengurangi penggunaan sirop dan gula berlebihan yang merupakan sumber kalori. (f)


