Cerpen: Ombak dan Layang-Layang Ekor Panjang
2 Jun 2017
Tentu Ibu tidak tahu apa yang dirasakannya saat ini. Meski dalam jantungnya, Anumbar ingin menangis di pangkuan Ibu. Banyak keraguan yang membuat Anumbar enggan bertemu Ibu, bahkan melalui suara saja. Bukankah dulu ia yang bersikeras pergi meninggalkan Ibu? Ketika ia merasa cukup kuat untuk terbang.
"Tidak baik, wanita mendatangi lelaki. Apa kata orang di kampung ini," kata Ibu.
Anumbar kelak mengerti, dia telah mengambil langkah yang salah. Bahwa kemudian hidupnya tidak sama lagi sejak kehadiran Komala. Tidak seharusnya ia membebankan kesalahannya kepada buah hatinya itu. Sedangkan hingga saat ini, Arman tidak memberi kabar juga.