Career
Devy Lio Erlinda Berbisnis dengan Passion

1 Apr 2015

Sejak semester empat, Lio yang berkuliah di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta ini mulai merintis bisnis clothing line dengan label Clio Apparel. Awalnya, sih, finalis Cita Cinta Student Entrepreneur Awards ini sekadar mencari kesibukan dan tambahan uang jajan. Siapa sangka bisnis yang baru berjalan tiga tahun ini berhasil mencapai omzet hingga puluhan juta per bulan.

Nggak betah diam
“Saya tipe orang yang nggak bisa diam sehingga memutuskan berbisnis. Sejak SMP saya terbiasa bekerja, mulai dari menjadi penjaga warnet sampai presenter acara musik di TV lokal. Kalau dalam sehari cuma kuliah dan diam di rumah, saya malah pusing, ha ha ha.
            “Saya kemudian berpikir harus mencari pekerjaan yang lebih fleksibel karena jadwal kuliah semakin padat. Satu-satunya cara saya harus buka usaha sendiri agar bisa mengatur waktu. Di bulan April 2012, saya pun buka Clio Apparel dengan modal awal Rp 7 juta. Saya memilih bidang fashion karena sesuai dengan passion.

Berkembang cepat
“Setiap bisnis pasti mengalami pasang surut. Kendala utama yang sering saya alami yaitu di bagian produksi, misalnya mengalami broken size dan gagal produksi. Belum lagi banyaknya kompetitor yang menuntut kami untuk terus mencari strategi baru agar bisa bertahan.
“Bisa dibilang segala kondisi sulit sudah pernah saya alami, bahkan rugi puluhan juta hingga pembayaran macet. Tinggal terus belajar mengatasi dan mencari solusi masalahnya.
“Clio sekarang mulai berkembang. Kami berhasil memperluas penjualan dan bekerja sama dengan beberapa toko kongsi di luar Yogya. Omzet pun terus meningkat. Di masa produksi regular omzet sekitar Rp 20 juta per bulan, tapi kalau ada pameran bisa lebih dari itu.

Di luar ekspektasi
“Nggak pernah menyangka Clio bisa sebesar ini. Saya bisa membiayai kuliah sendiri, membantu finansial keluarga, bahkan membangun kantor. Yang paling senang kuliah tetap bisa jalan—saya bahkan menjadi salah satu mahasiswa berprestasi yang mendapat kesempatan student-exchange ke Korea Selatan
“Asyiknya lagi, sekarang pacar turut membantu membangun Clio. Target ke depan, saya ingin punya toko dan tempat produksi sendiri, semakin memperbanyak produk agar lebih variatif, dan meningkatkan penjualan. Saya juga ingin menggenjot penjualan di sektor online. Dengan menjadi finalis Cita Cinta Student Entrepreneur Awards, semoga impian ini bisa terwujud.”

 

 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?