Sekalipun terjadi gempa, uang kita tetap aman.
Banjir, gempa, badai, tanah longsor, dan bencana alam lainnya tidak dapat dihindarkan. Untuk berjaga-jaga dari kehilangan harta hasil jerih payah Anda, coba langkah-langkah berikut:
Jangan simpan di rumah
Banyak yang masih menyimpan harta dalam bentuk uang tunai. Malah menyimpannya di rumah. Padahal, uang tunai mudah sobek, basah, atau terbakar. Lebih baik, alihkan sebaian harta Anda dalam bentuk investasi, seperti reksadana, saham, atau emas.
Khusus emas, aset tersebut terbuat dari bahan yang tidak berubah sampai kapanpun. Nilainya juga terus naik. Sehingga, saat terjadi bencana, Anda tak perlu khawatir aset Anda hilang atau rusak.
Gunakan safe deposit box
Selain ijazah, surat-surat penting, seperti akta tanah, jual beli rumah, BPKB, surat perjanjian utang, dan surat berharga lainnya lebih baik disimpan dalam safe deposit box di bank. Bisa saja di simpan pada lemari besi yang tahan benturan atau api di rumah.
Namun, Anda akan merasa lebih aman ditempatkan pada lokasi lain selain rumah. Saat mengalami musibah, setidaknya surat-surat Anda masih aman di tempat lain.
Lindungi dengan asuransi
Asuransi memungkinkan saat aset-aset, seperti rumah, mobil, bahkan jiwa terkena risiko yang tercantum dalam polis asuransi, Anda akan memperoleh ganti rugi secara finansial.
Sesuai jenis pertanggungan yang tercantum dalam polis, misalnya biaya pembersihan puing bangunan atau biaya renovasi, dapat Anda peroleh pascamusibah. (MEI/FOTOSEARCH)
Banjir, gempa, badai, tanah longsor, dan bencana alam lainnya tidak dapat dihindarkan. Untuk berjaga-jaga dari kehilangan harta hasil jerih payah Anda, coba langkah-langkah berikut:
Jangan simpan di rumah
Banyak yang masih menyimpan harta dalam bentuk uang tunai. Malah menyimpannya di rumah. Padahal, uang tunai mudah sobek, basah, atau terbakar. Lebih baik, alihkan sebaian harta Anda dalam bentuk investasi, seperti reksadana, saham, atau emas.
Khusus emas, aset tersebut terbuat dari bahan yang tidak berubah sampai kapanpun. Nilainya juga terus naik. Sehingga, saat terjadi bencana, Anda tak perlu khawatir aset Anda hilang atau rusak.
Gunakan safe deposit box
Selain ijazah, surat-surat penting, seperti akta tanah, jual beli rumah, BPKB, surat perjanjian utang, dan surat berharga lainnya lebih baik disimpan dalam safe deposit box di bank. Bisa saja di simpan pada lemari besi yang tahan benturan atau api di rumah.
Namun, Anda akan merasa lebih aman ditempatkan pada lokasi lain selain rumah. Saat mengalami musibah, setidaknya surat-surat Anda masih aman di tempat lain.
Lindungi dengan asuransi
Asuransi memungkinkan saat aset-aset, seperti rumah, mobil, bahkan jiwa terkena risiko yang tercantum dalam polis asuransi, Anda akan memperoleh ganti rugi secara finansial.
Sesuai jenis pertanggungan yang tercantum dalam polis, misalnya biaya pembersihan puing bangunan atau biaya renovasi, dapat Anda peroleh pascamusibah. (MEI/FOTOSEARCH)


