Meski sudah
direncanakan, bujet liburan tetap saja bengkak begitu kita sampai di
lokasi. Maklum, gampang tergiur membeli atau mencoba ini-itu, sih. So,
agar bujet liburan aman terkendali (bahkan bertambah), ini triknya.

#1 Gunakan tabungan berjangka di bank untuk menyisihkan dana liburan dari gaji bulanan. Atau jika dananya sudah ada, pilih deposito daripada menabung di bank.
Bunga tabungan hanya 1-2%, sedangkan bunga deposito 5,5%. Bunga ini bermanfaat mencegah Anda mencolek tabungan atau pos pengeluaran lain jika bujet liburan masih kurang.
#2 Jika sehari-hari mobil kita hanya nganggur di garasi, sewakan saja untuk antar jemput sekolah. Lumayan, kan, dapat tambahan dana liburan. Tapi jika setiap hari kita ke kantor dengan mobil, ajak beberapa orang yang sejalur untuk nebeng (tapi bayar). Kelebihan dari bujet bensin bisa menambah tabungan traveling, deh.
#3 Bikin itinerary tempat wisata yang dikunjungi sejalur dengan jalan yang dilalui untuk menghemat ongkos dan tenaga. Kunjungi tempat belanja hanya di hari terakhir agar nggak membobol bujet kita di awal.
#4 Ikut komunitas traveling dan cari teman yang akan liburan di tanggal dan lokasi yang sama dengan kita. Teman ini berguna untuk patungan di lokasi, seperti menyewa kendaraan atau guest house.
#5 Tunjuk salah satu teman sebagai bendahara untuk membayar dan mencatat pengeluaran selama liburan, lalu setornya uang padanya. Bendahara hanya akan mengeluarkan uang sesuai rincian biaya.
#6 Cari informasi besarnya biaya hidup penduduk lokal di kota atau negara tujuan. Pengeluaran harian kita harus sesuai dengan biaya tersebut. Cobalah mengunjungi lokasi yang bukan tujuan turis, karena daerah minim turis lebih murah fasilitasnya.
#7 Jika berniat road trip, isi bagasi mobil dengan bahan makanan, pasalnya bujet terbesar liburan pastilah untuk makan. Siasati dengan membawa perbekalan. (SM/FOTOSEARCH)
#1 Gunakan tabungan berjangka di bank untuk menyisihkan dana liburan dari gaji bulanan. Atau jika dananya sudah ada, pilih deposito daripada menabung di bank.
Bunga tabungan hanya 1-2%, sedangkan bunga deposito 5,5%. Bunga ini bermanfaat mencegah Anda mencolek tabungan atau pos pengeluaran lain jika bujet liburan masih kurang.
#2 Jika sehari-hari mobil kita hanya nganggur di garasi, sewakan saja untuk antar jemput sekolah. Lumayan, kan, dapat tambahan dana liburan. Tapi jika setiap hari kita ke kantor dengan mobil, ajak beberapa orang yang sejalur untuk nebeng (tapi bayar). Kelebihan dari bujet bensin bisa menambah tabungan traveling, deh.
#3 Bikin itinerary tempat wisata yang dikunjungi sejalur dengan jalan yang dilalui untuk menghemat ongkos dan tenaga. Kunjungi tempat belanja hanya di hari terakhir agar nggak membobol bujet kita di awal.
#4 Ikut komunitas traveling dan cari teman yang akan liburan di tanggal dan lokasi yang sama dengan kita. Teman ini berguna untuk patungan di lokasi, seperti menyewa kendaraan atau guest house.
#5 Tunjuk salah satu teman sebagai bendahara untuk membayar dan mencatat pengeluaran selama liburan, lalu setornya uang padanya. Bendahara hanya akan mengeluarkan uang sesuai rincian biaya.
#6 Cari informasi besarnya biaya hidup penduduk lokal di kota atau negara tujuan. Pengeluaran harian kita harus sesuai dengan biaya tersebut. Cobalah mengunjungi lokasi yang bukan tujuan turis, karena daerah minim turis lebih murah fasilitasnya.
#7 Jika berniat road trip, isi bagasi mobil dengan bahan makanan, pasalnya bujet terbesar liburan pastilah untuk makan. Siasati dengan membawa perbekalan. (SM/FOTOSEARCH)


