Tieka Huza sang desainer, dan eksplorasi Batik Pekalongan. Foto: Dok. Tieka Huza
Keindahan batik bukan hanya untuk dipakai di momen istimewa tapi bisa menemani keseharian perempuan modern yang bergaya hidup aktif.
Jenama fashion TIEKA HUZA merilis koleksi terbaru dalam trunk show di acara bertema A Timeless Legacy – Celebrating Batik as a Living Heritage, yang menonjolkan batik dalam berbagai siluet dan padu padan stylish.
Berakar dari tradisi Batik Pekalongan, Tieka Huza menampilkan rancangan sang desainer, Tieka Huza, yang memandang batik bukan sekadar motif atau elemen dekoratif, melainkan bagian dari identitas budaya yang menyimpan keterampilan perajin, proses kreatif, dan nilai tradisi.
Tieka Huza (kiri) bersama Melinda Babyanna, Founder & CEO TBF Consultant (kanan). Foto: Dok. Tieka Huza
Dalam trunk show ini, Tieka Huza menuangkan eksplorasi motif, pemilihan material, serta perhatian terhadap detail dan siluet ke dalam karya yang tetap menghargai akar budaya sekaligus relevan dengan gaya hidup perempuan masa kini.
Diselenggarakan dalam suasana akrab di Batik Huza, Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, trunk show ini mengajak para undangan untuk mengenal lebih dekat karakter, nilai artistik, dan perjalanan kreatif Tieka Huza dalam memadukan tradisi dengan estetika modern yang feminin, elegan, dan timeless.
Tieka Huza memperkenalkan koleksi batik ready-to-wear (RTW), juga koleksi dengan material sutra, serta elemen bordir. Palet warnanya klasik, seperti merah, biru, krem, dan putih gading.
Sebagian koleksi RTW Tieka Huza saat trunk show. Foto: Dok. Tieka Huza
Pengembangan koleksi RTW turut didampingi oleh TBF Consultant, mulai dari brand development, collection design, batik pattern illustration, hingga launching concept.
Ada tiga fokus dalam pengembangan ini, yaitu daya pakai, daya saing, dan daya beli, agar koleksi tetap wearable, kompetitif, dan relevan dengan target market generasi muda, khususnya Gen Z.
Melalui kolaborasi ini, TBF Consultant berharap dapat terus menjadi bagian dari perjalanan jenama fashion lokal dalam mengembangkan koleksi yang kreatif, memiliki identitas, dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Dan melalui pendekatan ini pula, Tieka Huza ingin menunjukkan bahwa wastra Indonesia bisa hadir secara natural dalam gaya hidup modern, baik melalui tampilan formal maupun gaya lebih personal. (f)
Baca juga:
Merayakan Batik dengan Apresiasi Warisan Budaya dan Aksi Sosial
Menenun Harapan untuk Anak dengan Kanker di Perayaan Hari Batik Nasional
Koleksi Terbaru WOU Batik di Runway Senayan Fashion Nation XX