BizNews
Merayakan Batik dengan Apresiasi Warisan Budaya dan Aksi Sosial

19 Oct 2026

Koleksi Rona Rempah dari Batik Keris yang khusus dirilis pada Hari Batik Nasional 2026. Foto: Dok. PPLIPI


Banyak cara untuk merayakan Hari Batik Nasional 2026 pada 2 Oktober lalu, termasuk berkolaborasi untuk berbagi kebaikan dalam memberdayakan, sambil melestarikan batik.

Batik Keris bekerja sama dengan Perkumpulan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) menggelar perayaan batik yang memadukan fashion, warisan budaya, dan aksi sosial. 

Berlangsung di Fairmont Jakarta, rangkaian acara ini mengusung tema Cinta Batik, Cinta UMKM, yang terdiri atas fashion show, lelang amal, dan pameran beragam koleksi batik.

Dengan semangat menjadikan batik bagian dari kehidupan yang terus berkembang, perayaan ini tak hanya menampilkan batik sebagai warisan budaya Indonesia, tetapi juga sebagai medium kreativitas dan ekspresi fashion, sekaligus ruang berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Sania, Cakra Khan (jarang-jarang lihat Cakra Khan manggung berbatik), dan Vina Panduwinata menghibur rangkaiana cara. Foto: Dok. PPLIPI

“Melalui perayaan Hari Batik Nasional ini, kami ingin menghadirkan batik dalam ruang yang lebih luas, tidak hanya sebagai warisan yang wajib dijaga, tetapi juga sebagai karya yang terus berkembang dan relevan dengan kehidupan masa kini,” kata Lina Kusyanto Handianto, CEO Batik Keris, mengutip rilis pers.

Rangkaian acara ini diawali fashion show koleksi Batik Keris, memperkenalkan koleksi khusus menyambut Hari Batik Nasional tahun ini, Rona Rempah. Kekayaan rempah Nusantara menginspirasi koleksi yang menerjemahkan elemen Nusantara ke dalam motif batik nuansa warna bumi yang modern.

Sementara itu, pameran selama acara mengajak pengunjung melihat lebih dekat bagaimana batik terus berkembang melalui eksplorasi motif, warna, craftsmanship, serta gagasan kreatif dari para jenama fashion yang berpartisipasi.

Kolaborasi Batik Keris dan PPLIPI dalam perayaan Hari Batik Nasional ini tidak berhenti pada apresiasi terhadap warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

Fashion show Batik Keris yang juga dimeriahkan penampilan para sahabat Batik Keris dan PPLIPI di runway. Foto: Dok. PPLIPI

Melalui program lelang amal, kegiatan mendukung UMKM binaan PPLIPI sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat keberlanjutan usaha, sekaligus membuka ruang bagi para pelaku UMKM agar terus berkembang.

Seperti disebut dalam rilis pers, dra. Hj. Indah Suryadharma Ali, MBA, Ketua Umum PPLIPI, mengatakan, “Kami percaya bahwa kepedulian akan menjadi lebih berarti dan efektif ketika dilakukan bersama-sama.”

Enam desainer Indonesia, yaitu Denny Wirawan, Ivan Gunawan, Priyo Oktaviano, Danny Satriadi, Ayu Dyah Andari, serta Marini Zumarnis, melelang salah satu koleksi mereka untuk aksi sosial di perayaan ini. 

Indah Suryadharma Ali dan Lina Kusyanto Hadianto (kanan) melihat-lihat koleksi peserta pameran. Foto: Dok. PPLIPI

Hasil lelang didonasikan untuk program PPLIPI Peduli UMKM (Pemberian Bantuan Permodalan pada UMKM) yang akan dilaksanakan pada November 2026. 

Selain kegiatan lelang, Batik Keris—yang kini ada di generasi keenam penerus bisnis keluarga—memberikan donasi dari setiap penjualan produk batik melalui jaringan retail untuk mendukung program PPLIPI Peduli UMKM.

Melalui kolaborasi ini, PPLIPI dan Batik Keris berharap dapat meningkatkan jumlah UMKM yang memperoleh bantuan permodalan sekaligus menginspirasi lebih banyak individu, komunitas, dan pelaku usaha untuk mengambil bagian dalam berbagai gerakan sosial. (f)

Baca juga:
INACRAFT October Vol.5 2026 Makin Dekat dengan Generasi Muda, Peluang Baru bagi Youthpreneurs
Senayan City Rilis Buku Essence & Presence dan Fashion Nation 20th Edition: The Icon Edit
OCBC Dorong UKM Hadirkan Produk Berkelanjutan yang Kreatif, Fungsional, dan Terjangkau


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?