InterContinental Jakarta Pondok Indah menghadirkan The Champion’s Brew, olahan minuman kopi karya Georgius Audrey Teja, yang akrab disapa Odi.
Tiga racikan kopi spesial yang mengangkat cita rasa dan tradisi Indonesia itu ada di The Lounge, InterContinental Jakarta Pondok Indah, sepanjang Oktober 2026.
Berkolaborasi dengan Omakafé, InterContinenal Jakarta Pondok Indah menampilkan Odi yang merancang pengalaman coffee omakase tiga babak yang seluruhnya non-alkohol.
Setiap minuman mengambil inspirasi dari sesuatu yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia, mulai dari akar tanaman, jajanan tradisional, hingga minuman rempah hangat.
Hasilnya? Mocktail kopi yang menawarkan kejutan, baik melalui cara penyajian maupun perpaduan rasanya. Ketiganya dihidangkan bersama camilan yang menyeimbangkan rasanya saat kita nikmati.
Perjalanan rasa ini dimulai dengan minuman yang terinspirasi akar wangi atau vetiver, yang lebih dikenal dalam dunia parfum. Bahan tersebut diolah menjadi sirop, lalu diberi sentuhan citrus untuk menghadirkan kesegaran.
Jadilah Vetiver Highball yang segar, dengan kopi menggantikan soda, menghasilkan minuman yang tampil menyerupai koktail klasik Highball, tetapi tanpa alkohol. Perpaduan ini menawarkan pendekatan berbeda terhadap aroma dan karakter bahan-bahannya.
“Vetiver Highball cocok untuk membuka palet rasa [saat menikmati minuman dan makanan],” kata Odi, yang merekomendasikan gin Jepang jika ingin membuat versi alkoholnya.
Kalau kamu suka Americano dengan potongan lemon, Vetiver Highball yang dihidangkan dengan sepotong madeleine ini bakal jadi favorit kamu.
Selanjutnya di babak kedua, The Champion’s Brew membawa kita bernostalgia jajanan tradisional Indonesia, klepon. Rasa pandan, kelapa, dan manisnya gula aren menjadi ide utama racikan ini.
Mocktail bernama Klepon ini disajikan dalam tampilan bening. Namun memori kita akan cita rasa creamy ala klepon langsung terasa di tegukan pertama, walau kopinya muncul tipis-tipis. Klepon bisa kita nikmati ditemani, apalagi kalau bukan, klepon.
Menurut Odi, Klepon juga cocok jadi koktail jika ditambahkan dark rum.
Sebagai penutup, Odi meracik interpretasi wedang, minuman rempah hangat yang akrab di rumah-rumah Indonesia. Mocktail Wedang terdiri atas espresso, pandan, dan jahe yang disajikan panas, kemudian diberi lapisan krim kelapa dingin dan sentuhan pala.
Perpaduan suhu panas dan dingin menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mempertemukan karakter kopi dengan rempah dan bahan yang ada dalam tradisi kuliner Nusantara.
Bisa dibilang kalau Wedang—disajikan bareng potongan kecil kue cokelat—adalah Mont Blanc versi hangat dengan sentuhan kearifan lokal. Wiski bisa jadi opsi tambahan liquor untuk versi alkoholnya.
Di balik tiga racikan ini, Odi membawa pengalaman sebagai juara World Coffee in Good Spirits 2025. Ia juga bekerja sebagai spesialis riset dan pengembangan di So So Good Coffee Company, serta terlibat dalam tim pengalaman minuman Omakafé.
Keahliannya memadukan kreativitas, keberlanjutan, dan storytelling menjadi bagian penting dari konsep The Champion’s Brew dan tiga minumannya.
Bagi Odi, kopi bukan hanya soal rasa, melainkan medium untuk menyampaikan ide, emosi, dan cerita. Bahan yang familiar ia perkenalkan kembali melalui pendekatan berbeda, tanpa kehilangan akar Indonesianya.
The Champion’s Brew tersedia di The Lounge, InterContinental Jakarta Pondok Indah, hingga 31 Oktober 2026. Kamu juga bisa menikmatinya sebagai bagian dari sajian afternoon tea, yang juga menghadirkan kudapan—gurih dan manis—dipadukan rasa kopi. (f)
Baca juga:
Cita Rasa Laut dan Darat Bertemu di The Coastal Atelier, Sunday Brunch Baru di Sugar & Spice
Di Sugar & Spice InterContinental Jakarta Pondok Indah, Warisan Kuliner Jalur Sutra Jadi Menu Sabtu Malam
Afternoon Tea Terbaru di InterContinental Jakarta Pondok Indah Terinspirasi Tom Ford Soleil Neige
Zornia Harisantoso
Topic
#kuliner