Food Story
Sudah Rilis, The Langham Afternoon Tea Book yang Wajib Dimiliki Bakers!

23 May 2026


Di tengah laju dining scene ibukota, ketika banyak restoran berlomba melahirkan konsep eksperimental, selalu ada ruang bagi mereka yang memilih untuk kembali pada tradisi klasik.


Langkah inilah yang secara elegan diambil oleh The Langham, Jakarta.

Saat melangkahkan kaki ke ALICE by Tom Aikens, kita disambut instalasi giant book teatrikal bernuansa merah muda. Instalasi yang mengingatkan kita pada nuansa surealis Alice in Wonderland ini berdiri untuk merayakan perilisan The Langham Afternoon Tea Book.

Sejarah mencatat bahwa The Langham, London, yang diresmikan Prince of Wales, adalah hotel pertama di Eropa yang memopulerkan afternoon tea. Tokoh-tokoh dunia, mulai dari Oscar Wilde hingga Putri Diana, pernah menikmati afternoon tea di sana.

Buku ini bukan sekadar kompilasi resep, melainkan ensiklopedia visual yang memandu pembacanya menyelami teknik dasar patiseri hingga seni tea pairing. Elegansi ritual ini bisa diaplikasikan di rumah.

Apa yang tergambar di dalam halamannya diterjemahkan menjadi makanan yang dinikmati kala peluncuran buku.

Ada sandwich klasik serta Roasted Beef yang mencuri perhatian. Di sisi lain, Farmhouse Egg and Cress menjadi contoh dari pepatah less is more. Simpel, gurih, namun adiktif.

Selain itu, ada kehadiran Beef Tartare Cone, Salmon Waffle, hingga Warm French Onion Quiche yang melengkapi babak pertama jamuan savory ini.
Advertisement

Visual dari halaman buku seolah hidup ketika Pistachio and Raspberry Flower dihidangkan ke meja. Yang tak kalah menarik adalah Strawberry and Basil Mille-Feuille kreasi Chef Jeremy Jouan.

Mille-Feuille klasik biasanya terasa cukup berat di lidah, namun Jouan menginjeksi daun basil untuk karakter aromatik dan bright. Sesi pemotongan kuenya yang dilakukan langsung di depan meja (tableside experience) memberi keintiman tersendiri.

Ada pula Red Velvet Cake dan scone (orisinal dan kismis) hangat yang wajib ‘disapu’ dengan clotted cream serta orange marmalade.

Untuk afternoon tea ini, para tamu disajikan Genmaicha dari merek teh Dammann Frères untuk membilas palet lidah di sesi hidangan gurih. Sebagai teman sandwich, ada Fruit Infusion Samba. Opsi lainnya adalah Strong Breakfast Blend yang diracik guna mengimbangi manis deretan pastri.

Seperti yang diungkapkan oleh Alexander Poindl, General Manager The Langham Jakarta, The Langham Afternoon Tea Book dibuat tetap relevan, walau diangkat dari tradisi berumur 161 tahun.

Kalau kamu mau mencoba makanan dari buku ini, atau membeli bukunya untuk dicoba di rumah, bisa langsung berkunjung ke ALICE by Tom Aikens. (f)

Baca juga:
Ad Maiora, Ungkapan Kegigihan dan Visi 3 Seniman Muda
Kolaborasi Manis 3 Seniman Muda di Ad Maiora
7 Shades of Becoming dari Curves Collective, Saat Heels Jadi Bahasa Ekspresi



Trifitria Nuragustina


Topic

#feminaFood , #thelanghamjakarta, #kuliner

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?