Travel
Tiga Hari dalam Tenang, Menemukan Wajah Lain Pulau Perhentian

30 Jun 2026

Lap Pool di Perhentian Marriott Resort & Spa menawarkan suasana eksklusif khusus untuk dewasa, dengan panorama laut. Foto: Dok. Perhentian Marriott Resort & Spa
Marriott menyediakan fasilitas penyeberangan ke Pulau Perhentian dengan kapal cruiser, seperti Oriental Sky dari dermaga privat di Fairfield by Marriott Kuala Besut. Foto: Dok. PMRS
Grand Ballroom dan area pre-function di Perhentian Marriott Resort & Spa dirancang untuk berbagai acara, dengan latar panorama laut cantik. Foto: Dok. PMRS
Interior Restoran Dapur di Perhentian Marriott Resort & Spa menjadi tempat bersantap sepanjang hari dari sarapan hingga makan malam. Foto: Dok. PMRS
Nyonya Curry Laksa dan Nasi Kerabu, dua hidangan khas yang layak dicoba di Restoran Sekoci, Perhentian Marriott Resort & Spa. Foto: Dok. PMRS
Mengikuti sesi yoga pagi di Yoga Deck Perhentian Marriott Resort & Spa dengan latar matahari terbit di atas Laut Cina Selatan. Foto: Dok. PMRS
Sarapan di Restoran Dapur Perhentian Marriott Resort & Spa, Femina merekomendasikan nasi dhal, kari daging, nasi lemak, dan dimsum. Foto: Dok. PMRS
Qi Forest Spa & Wellness di Perhentian Marriott Resort & Spa menawarkan pengalaman relaksasi di tengah suasana hutan tropis, tersedia melalui reservasi. Foto: Dok. PMRS
Penyu Club, Kids & Teen Club di Perhentian Marriott Resort & Spa, menawarkan berbagai aktivitas kreatif bagi anak-anak dan remaja selama liburan keluarga. Foto: Dok. PMRS
Set menu makan siang di hari pertama kedatangan di Perhentian Marriott Resort & Spa, menyajikan perpaduan hidangan lokal dan internasional. Foto: Dok. Femina
Kelas tie-dye di Perhentian Marriott Resort & Spa mengajak peserta menghias kaus bertuliskan nama hotel yang dapat dibawa pulang sebagai cendera mata. Foto: Dok. AirAsia
Kamar Deluxe di Perhentian Marriott Resort & Spa menghadirkan desain modern bernuansa alami dengan pemandangan Laut Cina Selatan di Pulau Perhentian Kecil. Foto: Dok. PMRS
Kamar mandi di Perhentian Marriott Resort & Spa mengusung konsep alami dengan material batu, kayu, dan pencahayaan lembut yang menyatu dengan nuansa tropis. Foto: Dok. PMRS
Romantic Beach di Pulau Perhentian Kecil memanjakan pengunjung dengan air laut sebening kristal, lokasi favorit untuk snorkeling dan bersantai. Foto: Dok. AirAsia
Ada kalanya kemewahan tidak diukur dari seberapa megah sebuah destinasi, melainkan dari kesempatan untuk benar-benar melepaskan diri dari rutinitas.

Merayakan diri sendiri, bangun tidur dengan sapaan suara ombak, memandang laut berwarna toska tanpa keramaian, hingga menghabiskan hari mengikuti ritme alam yang berjalan perlahan.

Pengalaman seperti inilah yang terasa semakin langka. Di Pulau Perhentian Kecil, bagian dari Kepulauan Perhentian di Terengganu, Malaysia, ketenangan menjadi kemewahan yang sesungguhnya, dan setiap perjalanan seolah mengajak untuk menikmati waktu tanpa terburu-buru.
 
Perhentian Marriott Resort & Spa berdiri di tepi pantai Pulau Perhentian Kecil, dikelilingi laut berwarna toska dan hutan tropis alami. Foto: Dok. Perhentian Marriott Resort & Spa

Pagi itu, perjalanan Femina atas undangan AirAsia dimulai dengan menaiki Oriental Sky, kapal cruiser yang membawa rombongan menyeberang dari dermaga privat Fairfield by Marriott Kuala Besut menuju Pulau Perhentian Kecil, Terengganu, lokasi Perhentian Marriott Resort & Spa.

Semakin jauh kami meninggalkan daratan, warna laut berubah perlahan dari biru pekat menjadi gradasi toska yang nyaris transparan. Dari atas kapal, dasar laut mulai terlihat, sementara gugusan pulau hijau perlahan muncul di kejauhan.

Sesampainya di pulau, mudah dipahami mengapa Perhentian menjadi salah satu destinasi bahari yang begitu dicintai para penyelam. Pantainya masih alami, lautnya tenang, dan hampir setiap sudut menyuguhkan pemandangan yang membuat langkah spontan melambat.

Menginap 3 hari 2 malam di resor ini adalah pengalaman Femina yang sangat berkesan di pantai timur Semenanjung Malaysia. Resor dengan 200 kamar dan 16 vila ini memiliki bangunan-bangunan modern berkaki tinggi (mirip rumah panggung modern) yang berdiri di antara lebatnya hutan tropis.

Setiap bangunan memiliki 4 kamar bertingkat dengan 2 lantai, yang didesain mengikuti kontur alami pulau sehingga terasa menyatu dengan lanskap, tanpa mengubah karakter alam di sekitarnya. Saat memasuki kamar, suasana santai dan homy langsung menyentuh hati. Ini adalah destinasi liburan ketenangan.
 
Bangunan vila dan kamar di Perhentian Marriott Resort & Spa mengusung arsitektur modern berkaki tinggi yang terinspirasi rumah panggung. Foto: Dok. Femina
 
Tak perlu khawatir dengan agenda selama liburan di sini. Begitu banya aktivitas yang bisa dilakukan, diawali melihat keindahan pantai hingga bawah laut Perhentian yang bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga dijaga melalui berbagai upaya pelestarian ekosistem.

Advertisement
Hari berikutnya, aktivitas diisi dengan semakin dekat dengan laut, serta menikmati berbagai fasilitas resor.

Sebagian peserta berkayak dan snorkeling di Tranquility Beach, sementara sebagian lain menikmati snorkeling dan diving di antara hamparan terumbu karang dan ikan-ikan tropis yang berenang bebas dalam air sebening kristal di Romantic Beach.

Jika memiliki kamu memiliki skill diving yang mumpuni, pantai kedua ini akan memanjakan jiwa-jiwa pencinta bahari. Benar-benar romantisme yang menyatu dengan alam.

Perjalanan di pulau ternyata tidak hanya tentang laut. Kelas memasak hidangan khas Malaysia seperti Nasi Lemak dan Ikan Asam Pedas, juga melukis batik serta tie-dye, hingga meracik minuman, menjadi pengalaman yang memperlihatkan sisi lain Perhentian bahwa budaya lokal dapat dikenali melalui aktivitas sederhana yang terasa hangat dan personal.
 
Hidangan fine dining di Perhentian Marriott Resort & Spa menyajikan Angus Beef Cheek yang lembut serta Tiramisu Puff sebagai penutup. Foto: Dok. AirAsia
 
Saat senja, Femina juga menikmati fine dining di resto Sekoci yang berada di tepi kolam renang teratas resor. Suasana langit yang perlahan berubah gelap, bintang-bintang yang berkedip, serta angin laut yang sepoi-sepoi bertiup, membuat suasana makan menjadi lebih istimewa.

Sontak, kemewahan hadir dalam bentuk paling sederhana: Qaktu yang berjalan lebih lambat dan keindahan alam di malam hari yang menciptakan momen intimasi.

Rasanya tepat sekali jika merencanakan perjalanan ke pulau ini dalam waktu dekat. Dengan dibukanya rute langsung AirAsia Jakarta-Kota Bharu mulai Juni 2026, akses menuju Kelantan dan Pulau Perhentian menjadi lebih mudah bagi wisatawan Indonesia yang ingin menjelajahi pesona pantai timur Malaysia.

Penerbangan dengan AirAsia rute Jakarta-Kota Bharu berangkat setiap Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu pukul 10.00 waktu lokal keberangkatan, dan tiba pukul 11.40 waktu setempat. Rute kembali dari Kota Bharu ke Jakarta dengan jadwal hari yang sama, berangkat pukul 12.10 waktu setempat dan tiba pada pukul 15.50 waktu lokal.

Sementara perjalanan dari Bandar Udara Sultan Ismail Petra Kota Bharu menuju Fairfield - Kuala Besut dapat ditempuh dengan kendaraan sewa sekitar 1 jam perjalanan.

Bila ingin membawa keluarga atau pasangan menyeberang ke Pulau Perhentian di pagi hari, pilihan menginap di Fairfield menjadi opsi terbaik pembuka pengalaman liburan bersama. Hotel dengan 98 kamar ini juga menawarkan berbagai makanan khas Terengganu dan internasional yang menggugah selera di area makan. Wajib coba sarapan di hotel ini! (f)


Laili Damayanti


Topic

#FlyAirAsia, #PerhentianMarriott, #VisitMalaysia2026, #PerhentianIslands, #MarriottHotels, #MarriottBonvoy, #FairfieldbyMarriottKualaBesut

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?