Merek restoran milik Ayana yang juga ada di AYANA Midplaza Jakarta ini mengambil inspirasi namanya dari "liu li" yang berarti seni pembuatan kaca berwarna kuno asal Tiongkok, yang dikenal karena keindahan, kejernihan, dan makna simboliknya.
Rilis pers menyebutkan bahwa menu Kanton dan Sichuan diolah ulang dengan sentuhan modern. Perpaduan inovasi dan tradisi diberikan pada ciri khas masakan Sichuan yang kuat, seafood, hingga hot pot yang kini bergaya baru.
Family Style Hot Pot menjadi unggulan berkat tiga jenis kuahnya, yakni housemade tomato soup, mala soup ala Sichuan, dan chicken soup. Terdengar enak buat celup-celup stuffed tofu, metabla, udang, ikan, daging sapi, hingga crispy fried meat!
Ada 9 ruang VIP yang bisa menampung hingga 50 tamu, serta tiga ruang makan utama dengan kapasitas hingga 130 tamu. Hangatkan suasana pembukaan, ada AYCE Hot Pot dan Limitless Liu Li Lunch (dim sum). Terdengar memuaskan!
Giordano Faggioli, General Manager AYANA, berharap restoran yang terletak di area Rimba - AYANA ini bisa diterima sebagai destinasi baru masakan Kanton dan Sichuan di Bali, sekaligus menjadi pengalaman baru bagi tamu yang menginap di hotel. (f)
Baca juga:
Afternoon Tea Istimewa di Four Seasons Hotel Jakarta Rayakan Keceriaan Musim Panas
Chef Nguyen Ngoc Thinh Selama Juni di The Seasonal Tastes
Pengalaman dan Energi Chef Tadashi Inose dalam Selebrasi Cita Rasa dan Tradisi Jepang di Keyaki
Trifitria Nuragustina
Topic
#kuliner, #ayanaBali