Di awal tahun 2026, Roemah Koffie meluncurkan seri minuman Massimo Freddo, memadukan kopi Indonesia dengan teknik freddo khas Yunani.
Ide pembuatan Massimo Freddo berawal dari partisipasi Roemah Koffie di HORECA Expo di Athena, Yunani. Di sana, tim didampingi oleh seorang ahli bernama Massimo, yang di kesemopatan itu memperkenalkan teknik freddo, yaitu espresso yang dikocok (frothed) hingga bertekstur creamy dan disajikan dingin.
Racikan ini, ketika dicoba dengan kopi Indonesia, justru kian istimewa. Massimo lanstas memperkenalkan racikan ini ke rekan-rekannya yang mayoritas berasal dari Eropa, memperluas awareness kualitas kopi Nusantara.
“Pengalaman di Athena membuka pandangan kami bahwa kopi Indonesia memiliki karakter yang sangat kuat dan relevan untuk pasar internasional, selama diolah dengan pendekatan yang tepat,” ujar Felix TJ, CEO Roemah Koffie.
Minuman yang dijual selama 28 Januari hingga akhir April ini juga menggandeng brand fesyen Ghea Resort by Amanda Janna, merilis lima scarf kolaborasi yang dijual sebagai bundle kopi.
Diusung motif ulos dengan sentuhan pola geometris, tekstur tenun, serta elemen simbolik alam mitologi Yunani seperti burung, ranting pohon, dan dedaunan. Ghea Resort yang didirikan oleh Amanda dan Janna Soekasah (putri desainer senior Ghea Panggabean) mengangkat motif tradisional, identitas yang senada dengan nafas lokal Roemah Koffie.
Kolaborasi dengan desainer lokal dirancang untuk menjaga identitas budaya Indonesia pada Massimo Freddo walau teknik kopinya terinspirasi dari Yunani.
Workshop pembuatan spray scent bersama Boemi Botanicals turut digelar agar tamu bisa langung menyemprotkan wanginya ke scarf cantik Ghea Resort. (f)
Baca juga:
Hangat-hangat Sapo Tahu
Resep Mushroom Cream Soup Untuk Selingan Hangat
Sup Minestrone, Hangat Pangganjal Perut
Trifitria Nuragustina
Topic
#roemahKoffie, #ghearesort