Kegigihan Ibu melecutnya untuk berprestasi di sekolah, hingga mendapat beasiswa, yang memungkinkannya bisa kuliah.
Pemandangan langit kelabu di atas bukit-bukit Monte Lepre yang gersang mengingatkannya pada mata ibunya yang terkatup redup, tapi menyimpan ketabahan. Dalam suasana cuaca yang membosankan, ia seperti merasakan kehangatan, seolah-olah sedang berada dalam pelukan Ibu.
beriman, para bandit pun percaya kebaikan. Tapi bukan novel The Sicilian yang kini dibacanya, melainkan buku kecil tentang kisah-kisah mukjizat para santo dan santa itu.
Bukan tentang keteguhan dan keberanian Salvatore Guiliano melawan kerakusan carabieneri, polisi dan aparat hukum korup, juga Don Croce Malo yang kejam. Tapi tentang Beata Eustochium yang juga lahir di Messina, Sisilia sampai Santa Fallecia dan Santo Philip Benizi, orang-orang suci yang mati mengenaskan tetapi diberkati kemuliaan dan keajaiban.
Meski, jujur saja, ia tak terlalu berharap pada keajaiban. Di zaman ini, keajaiban lebih terasa seperti bualan.
Topic
#cerpen, #fiksifemina