Family
Bunuh Diri Remaja Meningkat, Indonesia Sehat Jiwa Bangun Ruang Aman Sebelum Terlambat

22 Jul 2026

Sofia Ambarini menggawangi Indonesia Sehat Jiwa sebagai wujud kepeduliannya terhadap kesehatan mental remaja di Indonesia. Foto: Dok. Sofia Ambarini


Di negeri ini, perjuangan bisa lahir di berbagai latar belakang, seperti tumbuh dari keheningan, ketika seseorang memilih hadir bagi mereka yang nyaris kehilangan harapan.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental di Indonesia, sosok Sofia Ambarini memilih jalan yang tak banyak dilalui. Bukan hanya berbicara tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa, tetapi turun langsung membangun ruang aman bagi mereka yang membutuhkan tempat untuk didengar.

Semangat itu ia wujudkan melalui Indonesia Sehat Jiwa, sebuah program di bawah Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia, yang berfokus pada pencegahan bunuh diri, penguatan dukungan sebaya, serta membangun ketahanan mental generasi muda.

Perjuangan Sofia Ambarini dan Indonesia Sehat Jiwa memastikan generasi muda memiliki harapan untuk terus melangkah.
 

Ketika kepedulian berawal dari sebuah kenyataan

Perjalanan Indonesia Sehat Jiwa tidak lahir begitu saja. Ada kegelisahan yang menjadi titik awalnya.

Meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa, termasuk sejumlah peristiwa yang terjadi di Kota Malang dalam beberapa waktu terakhir, menjadi pengingat bahwa tekanan hidup anak muda tidak lagi bisa dipandang sebelah mata.

Di balik prestasi akademik, aktivitas organisasi, hingga kehidupan media sosial yang tampak baik-baik saja, tak sedikit mahasiswa yang diam-diam berjuang menghadapi tekanan psikologis.

Realitas itu mendorong Sofia untuk bergerak. Melalui Indonesia Sehat Jiwa, ia menghadirkan berbagai ruang dukungan, salah satunya Pojok Curhat, tempat masyarakat dapat berbicara tanpa rasa takut dihakimi. Alasannya sederhana saja; mendengarkan bisa jadi langkah pertama untuk menyelamatkan seseorang.

Di saat isu kesehatan mental masih kerap dibungkus stigma, pendekatan yang dibangun Indonesia Sehat Jiwa justru mengajak masyarakat melihat persoalan ini dengan empati. Sebab, tidak semua luka tampak di permukaan.
 

Menjadi Kartini masa kini dengan cara berbeda

Semangat Kartini selalu identik dengan keberanian menembus batas zamannya. Kini, nilai yang sama hadir dalam bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental.

Advertisement
Bagi Sofia, membangun masyarakat yang sehat tidak cukup hanya dengan menyediakan layanan, tetapi juga menyiapkan generasi muda agar mampu saling menguatkan.

Karena itu, salah satu fokus Indonesia Sehat Jiwa adalah membentuk kader-kader muda sebagai peer support, teman sebaya yang mampu menjadi tempat berbagi sekaligus mengenali tanda-tanda ketika seseorang membutuhkan pertolongan.

Program tersebut juga mendorong lahirnya karakter yang lebih tangguh melalui edukasi untuk mengurangi stigma terhadap kesehatan mental, memperkuat ketahanan psikologis, serta menumbuhkan empati di lingkungan sekolah dan kampus.

Di tengah kesibukannya mengembangkan berbagai program sosial, Sofia juga masih menempuh pendidikan Doktor (S3) Psikologi. Baginya, ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan saling melengkapi, agar setiap langkah yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jika dulu Kartini berjuang untuk hak pendidikan, hari ini kita berjuang agar anak-anak muda kita tetap hidup untuk menikmati pendidikan tersebut. Kita sedang mempersiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tapi bermental baja,” ungkap Sofia.

Melalui pendekatan biopsikososiospiritual, Indonesia Sehat Jiwa menghadirkan dukungan yang memadukan aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Lewat pendekatan ini, kita diingatkan bahwa kesehatan mental tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh berbagai sisi kehidupan seseorang.

Keberanian untuk mendengarkan, mengulurkan tangan, dan memastikan tidak ada seorang pun merasa harus menghadapi semuanya sendirian bisa jadi awal kita dalam membantu mereka menemukan jalannya kembali. (f)

Sumber: Media Indonesia Sehat Jiwa  

Baca juga:
Kenalan dengan Cowok Semangka yang Penuh Plot Twist
5 Pelajaran Cinta dari My Royal Nemesis

6 Rahasia Persahabatan Long Lasting
 

Laili Damayanti


Topic

#KesehatanMental, #MentalHealthAwareness

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?