Tujuh orang perempuan non professional siap melakukan ekspedisi “Women Across Borneo” dengan tiga etape tantangan lintas batas pada 8- 21 April 2013 . Mereka akan bersepeda menempuh jarak +/- 460 Km selama 4 hari dari Pontianak (Indonesia) ke Kuching (Malaysia), lalu menjelajahi goa-goa di Mulu National Park, Sarawak dan Mendaki Gunung Kinabalu, Malaysia dengan ketinggian 4095 meter.
Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung kampanye perubahan untuk hidup lebih baik, penghormatan terhadap perempuan dan pengabdian perempuan terhadap lingkungan.
“Ide awal dari kami sendiri yang ingin melakukan suatu penghormatan untuk mengenang jasa kartini dan dalam rangka memperingati hari bumi. Ekspedisi ini didukung penuh oleh Caldera dan akan menjadi pengalaman yang tidak ternilai dengan materi,” ungkap ketua pelaksana ekspedisi yang juga Staff Human Capital PT Caldera Indonesia, Wifka Rahma Syauki.
“Ini merupakan sebuah reward Caldera untuk melakukan pengembangan karyawan. Saat mendengar ide brilian dari mereka, kami langsung memberikan dukungan, sehingga mereka dapat menceritakan pengalaman luar biasa ini ke anak cucu,” jelas Rico Elfizar, Manager HRD PT Caldera Lintas Indonesia.
Para perempuan pemberani ini pun telah melakukan serangkaian latihan rutin dengan pelatih professional untuk mengembleng fisik dan mental mereka.
“Latihan sudah dimulai dari awal januari dengan jogging, training onderdil sepeda, simulasi sepeda dengan jarak tempuh Jakarta-Sukabumi, caving di Goa Bumi Ayu, Sukabumi, juga trekking di Gunung Gede, Pangrango, Jawa Barat,“ jelas Wifka.
Salah satu peserta yang juga staf marketing Caldera, Samanta Tri Tantular, optimis ia dan rekan setim dapat menaklukkan tantangan, karena sudah ditempa melalui latihan fisik selama ini.
“Pengalaman uji coba bersepeda dari Jakarta ke Citarik, dengan medan yang sangat beragam tingkat kesulitannya, rute menanjak mengasah teknik bersepeda sehingga dapat memperkirakan kemampuan diri, saya yakin kami dapat melakukannya juga di Borneo”, imbuh Samanta.
Tim advanced dan tim support diterbangkan tanggal 6 April untuk melakukan survei tempat dan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Pemerintahan di Kalimantan Barat, Sabah serta Sarawak. Dan juga dengan tim medis serta pihak Rumah Sakit di wilayah yang dilewati, keselamatan jiwa mereka pun diasuransikan oleh pihak Caldera.
Akan ada kejutan di akhir perjalanan, tepat pada 21 April mereka akan memakai kebaya di puncak Gunung Kinabalu untuk memperingati Hari Kartini.
Woro Hartari Trianti