Lapisan pengawalan di sekeliling limosin yang dikendarai Kim Jong-un. (Foto: abc7chicago.com)
Begitu juga saat pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Korea Utara, Selasa (12/6) lalu di Singapura. Selain soal tercapainya kesepakatan antara Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un, serombongan pria tegap mengenakan setelah jas warna gelap yang berlari di kanan kiri limosin Mercedez hitam yang ditumpangi oleh Kim Jong-un ikut jadi perhatian.
Formasi dengan akses pengamanan 360-derajat untuk Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (Foto: AFP/Getty Images)
Para ajudan pengaman ini merupakan orang-orang hebat yang terseleksi dari Tentara Rakyat Korea yang memenuhi kewajiban wajib militer nasional mereka. Termasuk dalam persyaratan adalah, tinggi badan yang harus persis sama dengan tinggi badan Kim Jong Un, dan tidak memiliki kelemahan penglihatan.
Mereka harus menunjukkan pencapaian tertentu atau bakat tinggi untuk keterampilan, seperti keahlian menembak dengan senapan, dan seni bela diri. Mereka harus lulus dari penyelidikan latar belakang yang ketat, hingga ke dua generasi dalam keluarganya.
Kebanyakan mereka ini merupakan kerabat dari keluarga dekat Kim atau orang-orang kepercayaannya. Begitu terpilih, tidak ada opsi untuk menolak, dan mereka harus menjalani program pelatihan intensif, seperti pelatihan yang diberikan pada Pasukan Operasi Khusus Tentara Rakyat Korea.
Sebanyak lima hingga enam pengawal, termasuk direktur kesatuan itu sendiri akan berjalan, berkendara di sekeliling Kim, atau bergerak mendahului Kim. Sementara empat hingga lima sisanya akan mengiring di belakang Kim.
Meski begitu, jumlah bodyguards ini tidak sebanyak jumlah pengawal yang digunakan ayahnya, Kim Jong-il, semasa hidup. Para pengawal ini biasanya mengenakan setelan jas berdasi, seperti yang terlihat di Singapura. Sementara itu, pengawal yang bertugas menyetir mobil yang ditumpangi Kim mengenakan sarung tangan berbahan linen atau kulit untuk memperkuat cengkeraman pada batang setir.
Di seragam mereka tersemat tanda pengenal berupa pin khusus. Mereka juga memiliki serangkaian kode rahasia, berupa potongan kalimat yang diucapkan satu sama lain. Lebih dari separuh personil di Kantor Pusat Ajudan merupakan pengawal khusus dengan panjang karier tidak lebih dari 10 tahun. (f)
Baca Juga:
Video Ala Hollywood Presiden Trump untuk Kim Jong Un
Topic
#koreautara