Foto: Shutterstock
Hal tersebut diungkap oleh Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya. Menurut Ekhel, jumlah transaksi produk kue keranjang yang mencapai lebih dari 15 kali lipat jika dibandingkan dengan biasanya.
Nian gao atau dikenal dengan istilah kue keranjang merupakan kue khas Tiongkok yang terbuat dari tepung beras ketan dan gula. Walaupun dapat dinikmati sepanjang tahun, tapi kue ini sangat populer sebagai makanan perayaan tahun baru Cina atau imlek. Karena menikmari Nian gao dianggap sebagai pembawa keberuntungan. Harapan atau doa yang menyertai kue keranjang membuatnya populer sebagai antaran saat Tahun Baru Cina atau Imlek.
Selain itu, Nian gao juga berarti kue lengket. Konon ceritanya kue lengket ini menjadi persembahan kepada Dewa Dapur, dengan maksud agar mulutnya lengket sehingga tidak dapat berkata buruk tentang manusia kepada Kaisar Giok (salah satu dewa tertinggi).
Umumnya, Nian gao atau kue keranjang dipotong-potong terlebih dahulu, kemudian digoreng dengan adonan tepung sebelum dinikmati. Namun ada juga yang menikmatinya dengan parutan kelapa yang gurih.
Tidak hanya kue keranjang, jelang Imlek 2023 Tokopedia juga mencatat peningkatan penjualan Prem. Prem merupakan salah satu bunga simbolis yang penting dalam perayaan Imlek karena melambangkan ketekunan dan keberanian.
Selain itu, tradisi bagi-bagi angpao saat Imlek juga meningkatkan penjualan amplop angpao yang melonjak hampir 10 kali lipat di Tokopedia. Dari kategori fashion, baju cheongsam juga tercatat mengalami peningkatan transaksi lebih dari 14 kali lipat.
“Masyarakat juga cenderung antusias dalam berbelanja produk yang berkaitan dengan mendekor rumah. Di Tokopedia, penjualan dekorasi Imlek melonjak hampir 22 kali lipat,” tutup Ekhel. (f)
Baca Juga:
7 Cara Makan Kue Keranjang
15 Makanan Khas Imlek Yang Bawa Keberuntungan
Ini Beda Kue Keranjang di Indonesia dan di Tiongkok
Faunda Liswijayanti
Topic
#imlek, #ecommerce, #kuekeranjang