Tip Masak
7 Tips Sukses Membuat Dutch Oven Bread

25 May 2021


Membuat roti seperti yang tertera pada resep belum tentu hasilnya sempurna. Terkadang ada beberapa tips yang tidak ditulis dalam resep. Tren cast iron pan dan panci dutch oven juga melahirkan kegemaran membuat roti dutch ovenTren sourdough bread juga membuat roti ini digemari home baker karena prosesnya yang lebih mudah. Ikuti 7 Tips Sukses Membuat Dutch Oven Bread ini supaya roti buatan Anda lebih sempurna.
 

1/ Pilih panci yang tepat

Tips sukses membuat  dutch oven bread  yang pertama ini adalah menyiapkan ukuran dan material dutch oven yang tepat. Yang pasti dutch oven ini harus memiliki tutup dan tidak ada bahan yang tidak tahan panas. Sebab seluruh panci ini akan masuk ke dalam oven dengan suhu tinggi.

Menurut Chindy Lie dari Pantry Magic Indonesia, material cast iron adalah yang terbaik. Sebab cast iron sangat baik menahan suhu panas. Ini sangat penting untuk mendapatkan crust sekaligus menjaga kelembapan bagian dalam roti.Dutch oven dengan dinding yang tinggi juga disarankan untuk membangun dan menjaga struktur roti saat dipanggang.

Saat memilih atau membeli dutch oven untuk membuat roti, pastikan ukurannya cocok dengan ukuran oven di rumah.

Tidak punya dutch oven apa masih bisa bikin roti ini? Inti dari penggunaan dutch oven adalah menahan panas dan menciptakan uap di dalam panci. Beberapa orang pernah mencoba menggunakan panci kaca tahan panas, panci stainless steel, panci tembikar,  dan berhasil membuatnya. Yang pasti semua panci ini memiliki tutup yang rapat.
 

2/ Perhatikan tepung

Walau tepung serbaguna bisa digunakan, tapi untuk hasil yang maksimal, gunakan tepung terigu dengan kandungan protein tinggi. Merek Hime (Sriboga), Golden Crown (Bungasari), Cakra Kembar (Bogasari), Komachi, dan lainnya, bisa digunakan.

Pastikan menimbang berat tepung dengan benar agar adonan tidak terlaku basah dan tidak terlalu kering. Jika Anda menggunakan ukuran cup, pastikan tepung yang Anda gunakan tidak memadat. Saat tepung disimpan dalam wadah untuk beberapa lama, ia akan cenderung turun kebawah dan memadat. Aduk tepung terlebih dahulu (proses aerate) sebelum Anda mengukurnya menggunakan cup. Ini dilakukan agar Anda tidak terlalau banyak mengambil tepung yang menyebabkan adonan terlalu kering.
 

3/ Alat bantu mengaduk

Gunakan spatula dan scraper. Adonan roti ini bersifat lengket dan ringan. Anda tidak ingin adonan menempel  di tangan saat mencampur bahannya. Sebaiknya gunakan spatula saat mencampur bahan kering dengan air. Kebanyakan resep dutch oven bread tidak perlu proses menguleni, sehingga mencampurnya hingga rata dengan spatula tidak masalah.

Saat proses proofing sudah dilakukan, adonan akan menjadi sangat ringan karena terdapat banyak rongga udara dari proses fermentasi. Pada tahap ini, Anda perlu mempertahankan udara tersebut dengan tidak terlalu menekannya. Karena adonan ini lengket, Anda bisa menggunakan scraper atau spatula silikon untuk mengeluarkannya dari dalam wadah proofing.
 

4 / Ragi aktif

Tips sukses membuat  dutch oven bread  berikutnya berkaitan dengan ragi. Pastikan ragi yang Anda gunakan masih aktif. Ada beberapa jenis ragi yang beredar di pasaran. Umumnya yang mudah ditemukan adalah dry yeast dan instant yeast. Tidak perlu ragu menggunakan instant yeast karenajenis ini adalah yang paling mudah digunakan. Tidak perlu proses pengaktifan terlebih dahulu.

Jika tidak yakin ragi anda miliki masih ‘hidup’ atau tidak, larutkan terlebih dahulu dengan air yang digunakan dalam resep.  Tunggu sekitar 5 -10, jika larutan ragi berbuih maka ragi Anda masih aktif. Jangan gunakan air panas panas karena akan membutuh ragi.  Air es juga tidak digunakan karena tidak akan bisa mengaktifkan ragi. Gunakan air hangat suam kuku (35o C)
Advertisement
 

5/ Lama proofing

Resep roti ini kebanyakan berasal dari luar negeri yang memiliki suhu dingin. Jika Anda rajin melihat-lihat banyak resep, ada resep yang memerlukan waktu proofing hanya 2 jam, tapi ada juga yang hingga semalaman. Semakin rendah suhu ruangan maka semakin lama ragi memerlukan waktu untuk memfermentasi adonan. Namun, di suhu tropis yang hangat sperti di Indonesia, 2 jam sudah cukup.
 

6/ Wadah proofing

Sebelum memindahkan roti ini ke dalam dutch oven dan memanggangnya, dilakukan proofing kedua yang biasanya dilakukan dalam wadah untuk membentuk roti. Ada yang menggunakan banetton  basket agar tampilannya cantik. Tapi, menggunakan wadah yang ada di rumah juga tidak masalah.

Jika dutch oven milik Anda berbentuk bundar, maka gunakan mangkuk atau baskom biasa untuk proofing kedua. Jika dutch oven Anda berbentuk oval, maka gunakan wadah yang bentuknya serupa. Ukuran wadahnya pun juga harus disesuaikan dengan ukuran dutch oven yang digunakan. Jangan terlalu besar.

Perlukah menggunakan parchment paper? Kertas ini hanya sebagai alat bantu untuk memindahkan adonan ke dalam dutch oven. Karena suhu dutch oven sangat panas saat adonan dimasukkan, maka menggunakan parchment paper adalah cara yang paling mudah. Tinggal angkat adonan yang dikembangkan di atas kertas ini, lalu masukkan ke dalam dutch oven bersama dengan kertasnya.

Jika tidak punya kertas ini, tidak masalah. Namun, Anda perlu lebih berhati-hati saat memindahkan adonan karena dutch oven sangat panas.

 
7/ Teliti saat memanggang

Ternyata, menempatkan dutch oven di dalam oven juga harus diperhatikan. Jika Anda meletakkannya terlalu dekat ke sumber panas (di rak bawah), kemungkinan besar roti yang dihasilkan memiliki crust bagian bawah yang terlalu keras. Ini juga bisa disebakan karena oven yang lebih panas dari dari suhu yang ditunjukkan.

Terkadang ada yang menjumpai roti yang dibuat tidak matang di dalam. Salah satu penyebabnya adalah kurang lama memanaskan  oven dan dutch oven yang digunakan. Untuk memastikan oven yang digunakan sudah mencapai suhu yang diinginkan, gunakan termometer.  Untuk mencapai suku 230o C, diperlukan waktu lebih dari 30 menit.

 
8/ Tunggu sebelum dipotong

Tips sukses membuat  dutch oven bread  yang terakhir ini terkadang sering terlewat karena si pembuat roti tidak sabar ingin segera menikmati rooti buatannya. Setelah matang, jangan langsun potong roti Anda. Sebab proses pemasakan masih berlangsung. Proses ini perlu dilakukan agar bagian dalam roti benar-benar matang. Jika perlu tutup roti dengan kain bersih saat dikeluarkan. Tunggu hingga dingin. (f)
 

Baca juga:
5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mulai Baking
Tip Baking Menggunakan Peranti Masak Silikon
10 Tip Sukses Membuat Kue Kering
 


Topic

#baking, #roti, #dutchoven

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?