Paviliun Raden Saleh - ARTOTEL Curated menghadirkan pameran arsip bertajuk Raden Saleh & Cikini: Genealogi Ruang, Seni & Ingatan yang menelusuri hubungan historis antara maestro seni lukis Indonesia, Raden Saleh, dengan kawasan Cikini, salah satu simpul penting perkembangan budaya Jakarta.
Warisan Raden Saleh di Cikini tidak hanya tercermin dari karya monumental seperti Penangkapan Pangeran Diponegoro (1857), tetapi juga dari jejak kehidupannya.
Sekitar tahun 1850, ia membangun rumah bergaya kastil yang terinspirasi arsitektur Eropa, setelah menikah dengan Constancia von Mansfeldt. Hunian tersebut, yang kini menjadi bagian dari kompleks RS Cikini, pernah menjadi pusat koleksi seni, manuskrip, dan pemikiran modern yang melampaui praktik artistik semata.
Lebih dari itu, kontribusi Raden Saleh juga terasa dalam transformasi ruang. Sebagian lahannya disumbangkan untuk pengembangan taman botani dan kebun binatang Batavia (Planten en Dierentuin), menandai peran pentingnya dalam perkembangan sains dan ruang publik di era kolonial.
Pameran ini juga mengaitkan sejarah tersebut dengan perkembangan kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), yang kini menjadi pusat seni dan budaya kontemporer Jakarta. Arsip visual, dokumentasi pembangunan, hingga catatan pertunjukan seperti Oedipus pada 1922 memperkaya narasi tentang evolusi Cikini sebagai ruang ekspresi kreatif lintas zaman.
Sebagai lokasi penyelenggaraan, Paviliun Raden Saleh menawarkan pengalaman menginap yang terintegrasi dengan ekosistem seni TIM, lengkap dengan fasilitas kamar, ruang pertemuan, restoran, hingga kolam renang, sekaligus akses ke berbagai destinasi budaya di sekitarnya.
Pameran ini menegaskan bahwa Cikini bukan sekadar kawasan, melainkan ruang hidup yang menyimpan lapisan sejarah, seni, dan gagasan. Melalui jejak Raden Saleh, publik diajak melihat bagaimana identitas budaya Jakarta terbentuk, dari masa lalu, untuk terus relevan di masa kini. (f)
Baca juga:
Di Balik Gurihnya Butter Tteok, Mengapa Kita Selalu Terobsesi Makanan Viral
Gaya Hari Raya dalam Narasi Mesir dan Maroko ala Buttonscarves
Belanja Modest Fashion di Sisterhood Modest Bazaar 2026
Trifitria Nuragustina