Suasana hangat menyelimuti Charity Afternoon Tea bertema Tea Connection di Alice, The Langham, Jakarta, di pertengahan November silam.
Sekitar 80 tamu hadir untuk penggalangan dana bagi pemberdayaan anak muda dan penyandang disabilitas melalui The Duke of Edinburgh’s International Award Indonesia dan Yayasan Cheshire Indonesia.
Acara yang dipandu oleh Petty Elliott, sukarelawan kedua organisasi itu, sekaligus chef-konsultan dan penulis buku The Indonesian Table berbasis di Cambridgehshire ini menyuguhkan sajian teh sore klasik. Hadir scone dan finger sandwich, yang diselingi kejutan rasa Indonesia seperti lapis legit. Baginya, makanan adalah penyampai pesan dan sebuah aktivitas yang menumbuhkan relasi.
“Afternoon tea ini adalah perayaan harapan dan kesempatan,” ujar James Bryson, Interim Chairman Duke of Edinburgh Award Indonesia.
Tiffany Mihardja, yang banyak menggelar inisiatif pemberdayaan anak muda dan perempuan di Indonesia melalui R Home, menampilkan produk interior acara yang bisa langsung dibeli di tempat.
Hadir empat penerima Gold Award dari The Duke of Edinburgh’s International Award Indonesia, yakni Michaela, Auliya, Naufal dan Jordan, yang berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan hidup.
Dana yang terkumpul di afternoon tea ini digunakan untuk program pemberdayaan pemuda usia 14-24 tahun, termasuk menghadirkan keempat anak muda berprestasi ini di International Gold Event and Forum 2025 milik The Duke of Edinburgh’s International Award yang berlangsung hingga 23 November di Lagos, Nigeria.
Yayasan Cheshire Indonesia, berdiri sejak tahun 1974, akan terus menciptakan lapangan kerja berkelanjutan bagi penyandang disabilitas melalui kerajinan tangan di usaha sosial The Red Feather. (f)
Baca juga:
5 Fakta tentang Beige Flag dalam Sebuah Hubungan
Keselarasan Makna dan Manifestasi dari Koleksi Spring/Summer 2026 House of Harry Halim
Rayakan Penampilan dengan MU+KU, Konsep Retail Terkurasi Didominasi Jenama Lokal
Trifitria Nuragustina
Topic
#thelanghamjkt, #alleirabatik