Lifestyle
5 Cara Ini Bisa Jadi Awal untuk Buang Kebiasaan Menunda

19 Oct 2026

Tutup semua gangguan biar kamu konsentrasi dan nggak menunda-nunda lagi. Foto ilustrasi: Pexels/Ivan S


Pernah berniat mengerjakan tugas sejak pagi, tetapi tahu-tahu hari sudah sore dan pekerjaan belum tersentuh? 

Atau, niatnya cuma doomscrolling media sosial sebentar, eh, malah keterusan. 

Kalau sering mengalami ini, kamu nggak sendirian. Menunda pekerjaan atau procrastination adalah kebiasaan yang bisa dialami siapa saja. 

Masalahnya, makin lama ditunda, makin besar pula beban pikiran yang harus ditanggung. Kabar baiknya, kebiasaan ini bisa dilatih untuk berubah, antara lain lewat lima cara berikut!

1/ Mulai dari yang paling simpel
Tugas terasa berat sering kali karena kita membayangkan semuanya harus selesai sekaligus. Coba pecah menjadi langkah-langkah sederhana. 

Daripada bikin target menyelesaikan seluruh laporan, kamu bisa mulai dengan membuka dokumen dan menulis tiga kalimat pertama. Langkah kecil ini bisa bikin tugas terasa lebih mudah dilakukan, serta membantu kamu membangun momentum untuk melanjutkannya.

2/ Terapkan aturan lima menit
Buat kesepakatan dengan diri sendiri untuk mengerjakan sesuatu selama lima menit saja. Setelah waktunya habis, kamu boleh memutuskan apakah ingin lanjut atau beristirahat. 

Trik ini membantu mengurangi hambatan untuk memulai, terutama ketika tugas terasa membosankan atau melelahkan. Sering kali, bagian tersulit memang bukan mengerjakannya, melainkan memulainya.

3/ Jauhkan gangguan sebelum mulai
Notifikasi chat, video pendek, dan keinginan mengecek media sosial bisa membuyarkan konsentrasi. 

Sebelum bekerja, aktifkan mode bebas gangguan, letakkan HP di luar jangkauan, dan tutup tab yang tidak diperlukan. 

Advertisement
Jangan hanya mengandalkan niat untuk nggak tergoda. Membuat lingkungan lebih minim gangguan  bisa membantu kamu tetap fokus.

4/ Jangan tunggu mood datang
Kalimat “nanti kalau sudah semangat” terdengar masuk akal, tetapi bisa membuat pekerjaan terus tertunda. 

Coba balik strateginya: Mulai aja dulu, meski belum merasa termotivasi. 

Kamu nggak harus menunggu mood sempurna untuk melakukan satu langkah kecil. Tindakan bisa membantu membangun motivasi, bukan selalu sebaliknya.

5/ Beri batas waktu yang realistis dan jeda istirahat
Pekerjaan tanpa batas waktu yang jelas lebih mudah diulur. Tentukan target yang spesifik, misalnya menyelesaikan satu bagian tugas sebelum pukul 11.00. 

Kamu juga bisa mencoba teknik Pomodoro: Bekerja selama 25 menit, lalu beristirahat lima menit. Sesuaikan durasinya dengan kebutuhan dan jenis pekerjaan. 

Jangan lupa, jadwal yang realistis lebih berguna daripada target ambisius yang sulit dijalankan.

Menunda-nunda bukan berarti kamu otomatis malas atau tidak punya disiplin. Kebiasaan ini bisa berkaitan dengan rasa kewalahan, takut gagal, sulit mengatur perhatian, atau keinginan menghindari tugas yang nggak menyenangkan. 

Karena itu, daripada terus menyalahkan diri sendiri, fokuslah pada langkah yang bisa dilakukan sekarang. Yuk, kamu bisa! (f)

Baca juga:
Aesop Women’s Library Rayakan Suara dan Kisah Perempuan Lewat Buku
5 Cara Menghadapi Lingkungan Kerja Berpotensi Toxic
5 Life Hack Kalau Tiba-tiba Mulas di Tengah Aktivitas

 

Brianna Relisha


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?