Foto: Pixabay
Tiga serangkai ini merupakan tanaman obat yang popular terutama untuk dijadikan jamu dan bumbu dapur. Jahe terkenal dengan khasiatnya dalam membuat tubuh menjadi hangat, melancarkan sistem pernapasan, juga sistem pencernaan.
Sedangkan kunyit, mengandung zat kurkumin yang bermanfaat untuk tubuh sebagai asupan antioksidan dan antiradang. Selain itu, kunyit juga dapat membuat sistem pencernaan menjadi lebih sehat, mengatur kadar kolesterol dan gula darah, menekan risiko terserang penyakit jantung, dan juga mengurangi risiko munculnya sel kanker.
Lengkuas atau disebut juga laos merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki kandungan galangin, flavonoid, dan beta sitosterol. Tidak hanya itu, jenis tanaman rempah ini juga mengandung nutrisi lain, seperti zat besi, vitamin A dan C, karbohidrat, dan serat. Beberapa manfaat lengkuas adalah menjadi antioksidan, meredakan rasa nyeri dan sakit akibat peradangan, meningkatkan kesuburan pada pria, melawan infeksi, dan dapat berpotensi menjadi antikanker.
Beberapa manfaat yang dapat dirasakan jika mengkonsumsi lengkuas meliputi meredakan asma, menurunkan kadar kolesterol di tubuh, meringankan batuk, hingga menurunkan demam.
Meski begitu, mengonsumsi ketiganya juga tiak boleh berlebihan karena dapat berbahaya bagi kesehatan. Jahe, misalnya aman dikonsumsi tidak lebih dari satu sendok teh per harinya. Jika mengonsumsi jahe berlebihan dapat menyebabkan heartburn, perut kembung, serta iritasi mulut. Begitu pula dengan kunyit, jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti meningkatkan asam dan menimbulkan masalah pendarahan.
Cara Menanam Tanaman Jahe, Lengkuas, dan Kunyit:
Ketiga rempah ini merupakan tanaman obat yang mudah ditanam di pekarangan rumah. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu masak maupun bahan baku pembuatan jamu.
Untuk menanam jahe, kunyit dan lengkuas di rumah, pilih bibit berkualitas dan terbebas dari hama. Siapkan pot berisi tanah yang gembur dan pupuk, kemudian tanam bibit dengan bagian mata tunas yang menghadap ke atas. Tempatkan pot di area yang tidak terkena sinar matahari langsung dan siram dengan sedikit air saja.
Foto: Pixabay
5/ Adam Hawa
Tanaman ini mungkin cukup sering kita temui, namun tak banyak orang yang tahu namanya. Tanaman ini memiliki daun hijau dan ungu yang tumbuh berpusar di permukaan tanah, mirip tanaman nanas, hanya saja yang ini tidak berbuah sehingga kerap disebut sebagai nanas kerang atau adam hawa.
Tanaman ini termasuk tanaman obat karena memiliki banyak khasiat seperti menyembuhkan rematik, pendarahan, penyakit bronkhitis, batuk darah, disentri, sembelit, anemia, luka-luka, dan bengkak.
Adam Hawa juga bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan menumbuk daun adam hawa hingga halus. Kemudian, oleskan pada bagian tubuh yang terdapat luka memar. Sifat antiinflamasi yang terdapat di dalamnya mampu mempercepat penyembuhan luka memar.
Cara Menanam Tanaman Adam Hawa:
Bunga ini sangat mudah dikembangbiakkan dan sangat adaptif terhadap semua jenis lahan tanam baik di pot, polybag, maupun pekarangan rumah. Pembibitan bunga adam hawa dapat dilakukan melalui stek umbi rimpang. Bibit yang diambil yaitu bibit yang minimal telah masuk usia tanam satu tahun. Pilih bibit dari rimpang yang sehat dengan jumlah daun yang banyak dan panjang. Stek umbi rimpang dengan cara potong bagian akarnya lalu rendam dalam air beberapa saat sebelum di tanam dalam lubang tanam. Bunga adam hawa juga dapat tumbuh dengan baik dalam ruangan yang hanya sedikit terkena sinar matahari langsung.
Baca Juga: 6/ Kemangi
Faunda Liswijayanti
Topic
#hobi, #tanamanobat