Foto: Shutterstock
Pandemi memang mengubah segalanya. Sebelum pandemi, membeli panci atau wajan besi mungkin menjadi urutan kesekian dalam daftar belanja peralatan dapur. Tapi, kini panci dan wajan besi ini justru dicari.
Chindy Lie, Owner Pantry Magic Indonesia, mengatakan bahwa penjualan wajan dan panci cast iron mendadak mengalami peningkatan yang cukup lumayan. “Saya rasa, karena banyak orang lagi sering masak di rumah. Bapak-bapak yang bosen jadi ikut masak, dan biasanya laki-laki sukanya masak steak dan mau pakai alat yang terlihat keren juga. Cast iron-lah pilihannya,” duga Chindy.
Ia juga mengatakan bahwa kini masyarakat semakin sadar dengan bahaya lapisan antileket untuk kesehatan, sehingga mereka mulai beralih ke wajan yang memiliki sifat nonstick yang alami. Selain itu, mucul tren baking menggunakan dutch oven (panci cast iron).
Artikel lainnya: Cara Membuat Dutch Oven Bread Tanpa Menguleni
Panci dan wajan cast iron memang menjadi andalan para pemasak, terutama di dunia barat. Dibuat seluruhnya dari besi, memungkinkan alat masak ini bisa digunakan untuk memanggang dalam oven. Dengan treatment yang disebut dengan seasoning, panci dan wajan ini bisa menjadi panci dan wajan antilengket yang alami dan tidak berbahaya.
Sifatnya yang baik dalam menghantar dan menyimpan panas, membuat panci ini sangat disukai untuk memasak steak dan jenis masakan stew yang membutuhkan waktu lama untuk memasak.
Harga memang terbilang tidak murah. Cast iron pan berkuran kecil dengan produksi masal, berkisar 500 ribu rupiah. Sedangkan cast iron artisan berukuran 10,25 inchi dihargai sekitar 3 jutaan rupiah. Namun, panci ini bisa bertahan hingga puluhan tahun. “Bahkan di Eropa, kita bisa menemukan cast iron pan yang umurnya sudah ratusan tahun,” kata Chindy. (f)
Baca juga:
7 Tips Sukses Membuat Dutch Oven Bread
Tren Clean Label Pada Kemasan, Wirausaha Makanan Perlu Baca Ini
Peralatan Masak Waterless, Apa Itu?
Topic
#panci, #castiron, #alatmasak, #wajanantilengket