Foto: Dok. Femina
Tak ada resep baku dalam membuat nasi goreng. Bahan dan bumbu apa saja yang tersedia, bisa dimasak bersama nasi. Mudah, praktis, dan tentu saja hasilnya lezat! Tak mengherankan, makanan ini menjadi favorit hampir di seantero dunia.
Cek Koleksi Resep Femina Berbahan Nasi di sini.
Siapa yang tak suka nasi goreng? Sepertinya, semua orang menyukainya. Buktinya, makanan ini hampir selalu masuk dalam deretan daftar menu di hampir semua restoran. Cita rasanya ringan, dengan pilihan isian yang bisa dibuat komplet, atau juga superkomplet. Ada sayuran, telur, daging sapi, ayam, atau seafood. Cara membuatnya yang sangat praktis juga menjadi alasan masakan ini disukai. Cukup mencampurkan nasi dan bumbu-bumbu ke dalam satu wajan.
Konon, nasi goreng berasal dari Cina. Tao Feng-lah yang memopulerkan masakan ini. Chef terkenal dari Cina ini membuat nasi goreng dari nasi sisa dan bahan-bahan makanan sisa yang ada di dapurnya saat itu. Tak dinyana, pengunjung restorannya justru sangat menyukai kreasi chef Feng.
Nasi goreng kemudian menyebar ke berbagai tempat mengikuti bangsa Cina yang bermigrasi hampir ke seluruh pelosok dunia. Tak heran, nasi goreng di belahan mana pun di dunia mempunyai banyak kesamaan, hanya dibedakan oleh nama. Umumnya, nasi goreng yang populer berasal dari negara yang mengonsumsi nasi sebagai makanan pokoknya, yaitu negara-negara di Asia. Di benua Amerika dan Eropa, nasi goreng juga mudah ditemui, terutama di resto-resto Asia, khususnya Cina. Belanda juga termasuk negeri yang tak luput dari kehadiran nasi goreng. Tentunya dengan cita rasa yang sudah disesuaikan dengan selera masyarakat di sana.
Lain Negara, Lain Sebutannya
- Cina
Sebutan nasi goreng di Cina adalah chao fan. Daging babi panggang cina atau char siu menjadi ciri khas yang zhou chao fan, nasi goreng khas Cina yang paling populer.
- Indonesia
Indonesia punya banyak jenis nasi goreng, yang dibedakan dari bumbu dan bahan isiannya. Tapi, biasanya disajikan dengan telur mata sapi dan acar, juga pelengkap yang tak boleh ketinggalan, yaitu kerupuk. Salah satunya, Nasi Goreng Cikur.
- Thailand
Khao phad, nasi goreng khas Thailand, juga termasuk hidangan yang cukup populer. Paduan daun ketumbar dan nam pla (kecap ikan), menjadi ciri khas aroma dan rasa nasi goreng ala Thailand.
- Filipina
Biasa dikenal dengan nama sinangag, artinya nasi goreng bawang putih. Di negeri Imelda Marcos ini, bumbu yang dipakai memang hanya bawang putih.
- Korea
Bokeumbap, sebutan untuk nasi goreng khas Korea. Yang paling populer di sana adalah kimchi bokeumbap, yaitu nasi goreng dengan irisan kimchi (acar sawi).
- Jepang
Tidak seperti nasi goreng dari negara lain yang menggunakan nasi berbulir panjang, yakimeshi, nasi goreng khas Jepang, menggunakan nasi dari jenis beras jepang yang bulirannya lebih bulat dan tekstur nasinya lengket. Ciri khasnya, tidak menggunakan kecap manis sehingga nasi gorengnya berwarna putih.
- Hawaii
Akibat banyaknya pendatang seperti bangsa Cina, Jepang, dan Korea ke Hawaii, masakan Hawaii pun dipengaruhi oleh para pendatang. Maka, jangan heran kalau isian nasi gorengnya tak beda dari nasi goreng khas Asia. Umumnya, dibubuhi minyak wijen dan kecap manis.
- Peru
Chaufa adalah sebutan populer untuk nasi goreng asal Peru. Dibawa oleh imigran dari Asia. Makanya, nasi goreng ini merupakan nasi goreng kombinasi antara resep tradisional Cina dengan sentuhan rasa Amerika Selatan.
Nasi Goreng Makin Nikmat, Jika...
- Menggunakan nasi dari beras berbulir panjang.
- Nasi yang digunakan adalah nasi sisa. Apalagi jika nasinya disimpan dahulu semalam dalam lemari pendingin. Tujuannya, agar nasi goreng tidak menggumpal, butiran nasinya lebih padat, dan mudah merata saat diaduk.
- Dimasak dengan minyak dan dalam wajan yang betul-betul panas, sehingga saat dimasak nasi tidak akan lengket di wajan.
- Menggunakan sayuran atau daging yang tidak terlalu basah sebagai campuran, sehingga nasi goreng tidak basah.
- Disantap selagi hangat. (f)
Mulya Sari H