(dok.TN)
Baca tata cara coffee cupping dan keseruan sesi Juno The Coffee Company di link ini.
Berbaris enam gelato dan sorbet untuk dicoba peserta. Sukar menebak flavor-nya karena Stephen tidak menggunakan pewarna tambahan yang mencolok. Semuanya tampak ‘kalem’, mengandalkan warna dari bahan-bahan alami. Bagi yang terbiasa melihat rupa es krim pabrikan, langkah mengenali rasa dari warna adalah langkah yang tak cukup mudah.
Untuk berfokus pada flavor, femina memejamkan mata. Tekstur gelato meleleh seiring kuluman yang perlahan. Manis atau kecut, serta aroma, terasa lebih intens kala perhatian terpusat pada apa yang ada di dalam mulut.
Ketika beku atau meleleh, karakter rasanya punya efek berbeda. Manis dan intensitas rasa lebih redam ketika gelato beku. Seiring kenaikan suhu, taste notes ini lebih mencuat.
Beberapa rasa mulai tercecap pada gelato dan sorbet yang tidak ditempeli stiker nama. Ada peach sorbet yang sangat aromatik, strawberry sorbet yang kecutnya diiringi fragrance memikat, plus mangga arumanis sorbet yang dengan manis dan wangi mangga yang nyata.
Ada pula lime-serai sorbet, dulche de leche (gelato), coconut sorbet, dan salted caramel gelato. Dua rasa unik di 21 Factory, yakni Nim Jiom (permen Herbal Cina untuk batuk berdahak) dan Tolak Angin, diolah menjadi gelato. Rasanya semriwing!
Menikmati gelato dan sorbet secara perlahan akan mengajak kita fokus mengobservasi rasa. Akhirnya, kita dapat lebih mengapresiasi kekuatan rasa dan aroma yang mungkin di awal terasa terlalu lembut.
Kesenangan Stephen dalam mencari tahu kekuatan bahan alami pada gelato dan sorbet-nya juga membuatnya senang melayani pemesanan customized flavor untuk partai besar. “Memanfaatkan bahan musiman perlu dilakukan karena di situlah identitas gelato dan sorbet dari bahan alami menguat,” ujar Stephen.
Jika Anda ingin mencoba racikan Stephen, sambangi 21 Factory yang terletak di Jl Veteran I/ No.21, Jakarta Pusat, di dekat toko es krim Ragusa yang legendaris. (f)
Baca juga:
3 Chef Internasional Akan Hadirkan Makanan Indonesia di London
Gaya Berbeda Penikmat Gelato di Bali dan Jakarta, Kata Gregory Lentini
Trifitria Nuragustina
Topic
#gelato