Jakarta / reservasi (021)3912963
Daging sapi ini diterbangkan dari peternakan Beefcorp di Victoria, Australia untuk bulan promo Endless Sher Wagyu. Generasi keduanya, Jack Sher, hadir semeja dengan kami, para wartawan yang sedang dijamu santapan mewah oleh restoran Jepang, Kahyangan. Ini restoran Jepang yang eksis sejak 1974 karena pendekatan masakannya yang klasik dan khusus menyajikan daging-daging skala premium.
“Keluarga saya adalah pengekspor pertama daging sapi Australia ke Jepang, negara penghasil wagyu. Saat itu permintaan dunia telah berkembang, Jepang kekurangan lahan peternakan, dan terbuka dengan wagyu hasil crossbreed dari terroir Australia,” ujar Jack. Sapi di Jepang yang turunannya kini menyebar ke beragam peternakan dunia dan mengalami crossbreed, diakui memiliki turunan genetik yang unggul.
‘Sher’ jadi imbuhan pada wagyu koleksi Beefcorp, diambil dari nama keluarga Jack. Sapi diberi pakan barley yang non-GMO dan dipotong secara halal. Tidak ada sapi yang dipaksa tumbuh besar lewat campur tangan hormon dan antibiotik. Konsep slow-growth yang berkiblat dari peternakan-peternakan mulia di Jepang, memastikan sapi tumbuh lebih sehat, tanpa tekanan.
Memang, sher wagyu terasa nikmat di lidah. Kualitas yang berhulu di peternakan menepis was-was para health concious, terutama mereka yang hanya mau membuka mulutnya untuk daging-daging organik. Tak salah bila Kahyangan menyajikannya dalam metode-metode klasik. Sejalan dengan anjuran di katalog Beefcorp: When it comes to cooking sher wagyu steaks, it is best to keep it simple and let the beef speaks for itself. Let's eat! (f)
Baca juga:
Kolaborasi 5 Chef di Sana Sini Restaurant di Pullman
Tip William Wongso Memasak Masakan Lokal dengan Alat Modern
Trifitria Nuragustina
Topic
#restoransteakjkt, #sherwagyu, #wagyujakarta