“Ada tendangan rasa yang ‘tebal’, entah itu pedas, kecut, atau berempah di tiap suapan pertama di tiap jenis hidangannya,” cerita Henry. Yang juga menjadikannya unik adalah pengaruh dapur Eropa (Spanyol, Italia, dan Jerman), Asia (Jepang dan Tiongkok), dan Afrika Barat. Membuat variasi hidangan negara asal Machu Pichu ini begitu istimewa.
Pavela Wings misalnya, berempah dengan tekstur garing yang begitu terasa di gigitan pertama. Bersama Yucca Fritas (singkong goreng), keduanya menjadi peneman Pisco Sour, yaitu minuman nasional Peru dari jeruk nipis dan kayu manis yang aslinya beralkohol.
Cicipi juga Pollo a la Brasa, yaitu ayam panggang yang dulunya diracik pertama kali oleh petani asal Swiss di Lima. Hidangan ini salah satu favorit pengunjung. Sensasi rasanya makin sedap saat dicocol ke dalam saus mayones aji verde dengan pedas dari cabai jalapeno dan bawang putih. Saus yang menyegarkan ini ada di tiap meja Pavela.
Lokasi: Street Gallery, Pondok Indah Mall Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta.
Telp: (021) 29529767.
Jam buka: 10.00-22.00 WIB.
Harga: Rp45.000–Rp95.000.
Suasana: Minimalis dengan interior bertema Peru.
Topic
#KulinerJakarta