Untuk material sendiri, ternyata para perancang ini tidak berjuang sendirian. Banyak supplier garmen rekanan yang turut dengan senang hati membantu menyumbangkan material garmen yang tak terpakai untuk diproduksi menjadi busana pelindung ini. “Karena itulah nanti bajunya akan menjadi warna-warni. Tapi tak mengapa, yang penting kebutuhan dan fungsinya. Kita sampai terharu banget dengan dukungan para supplier ini, tapi memang masih kita batasi donasi kainnya, karena melihat kapasitas produksi juga,” lanjut Henry.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
Topic
#ReportaseModeFemina, #COVID19, #IPMI, #HianTjen, #AlumniFKGUSAKTI2002, #Corona