Februari lalu, Heart Troops meluncurkan koleksi spesial bertajuk Heart to Heart. Setiap pembelian koleksi ini akan didonasikan untuk mendukung pengobatan anak-anak dengan PJB. Heart Troops juga meluncurkan kampanye Heart to Heart: 1 in 100, yang meluaskan kesadaran akan PJB.
“Heart to Heart adalah cara kami meneruskan kebaikan yang pernah kami terima,” ungkap Shinta Anggraini.
Angka yang disematkan dalam kampanye itu ternyata memiliki arti. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia menyebutkan bahwa 1 dari 100 bayi di Indonesia lahir dengan PJB.
Sebuah angka yang sunyi, sering kali tak disadari, dan masih diselimuti minimnya pemahaman. Banyak keluarga harus berhadapan dengan stigma, keterlambatan penanganan, hingga akses layanan kesehatan yang belum merata.
Melalui kolaborasi dengan Little Heart Foundation Indonesia, donasi dari gerakan ini disalurkan untuk membantu kebutuhan medis anak-anak dengan PJB. Meski jumlahnya belum banyak, dampaknya bisa meluas jadi harapan bagi keluarga yang sedang berjuang.
Gerakan ini juga menjadi upaya membuka narasi bahwa anak pejuang jantung dan keluarganya membutuhkan lebih dari sekadar tindakan medis. Mereka juga butuh pemahaman, dukungan, dan ruang untuk tumbuh tanpa stigma.
Penyerahan donasi dilakukan secara terbuka, menjadi simbol transparansi sekaligus bentuk terima kasih bagi semua yang telah ikut ambil bagian.
Koleksi Heart to Heart menampilkan gaya esensial yang hadir dalam bentuk sweter, kemeja, scarf, hingga aksesori kerja yang pas untuk menemani keseharian perempuan dinamis. Palet warnanya timeless dan versatile, yaitu merah, biru dan putih.
Dan yang terpenting, di balik setiap jahitan dan desain koleksi Heart to Heart, tersimpan makna bahwa setiap pembelian, sekecil apa pun, bisa membantu kehidupan anak pejuang jantung. (f)
Baca juga:
RiaMiranda dan 3Mongkis Merangkai Cerita dalam Two, Aligned
Elegansi Lintas Benua dari Koleksi Buttonscarves x Alexandra Lapp
Koleksi Raya Tities Sapoetra for MORNINGSOL, Selebrasi Persamaan Visi dan Narasi
Zornia Harisantoso