Sebanyak 22 gaun pengantin yang dikerjakan handmade dengan detail presisi tinggi bisa jadi pilihan para calon pengantin. Siluetnya klasik namun dengan beberapa twist, taburan payet yang berkilau lembut, hingga aksentuasi di bagian punggung dan dada. Palet warnanya didominasi putih, meski terselip hijau pupus dan lila.
Ini adalah tentang menghadirkan sesuatu yang terasa ringan, namun memiliki makna yang dalam, sebuah refleksi dari keindahan yang tidak selalu kasat mata,” ungkap Phang Sanny sang desainer, mengutip rilis pers.
Di runway, koleksi ini juga menunjukkan kalau gaun pengantin yang indah akan tampil sempurna dengan fitting yang apik.
Tenun Sumba diolah menjadi elemen busana, sementara busananya sendiri mengalir ringan dalam bahan seperti katun rayon dan cotton twill dengan motif khas tenun Sumba.
Untuk menghormati para perajin, motif tenun Sumba yang diambil dari bermacam tenun Sumba antik itu diproduksi terbatas. Koleksi ini bisa buat inspirasi gaya pengantin baru saat bulan madu! (f)
Baca juga:
Permainan Dimensi di Koleksi Kapsul Bridal Maison Met by Mety Choa
Ekspresi Personal Golden Goose Rayakan Craftsmanship Italia
Palet Warna Khas Hari Raya dan Siluet Bervolume di Koleksi Terbaru Wilsen Willim
Zornia Harisantoso