Tapi, tunggu dulu… kamar mandi modern yang menyatukan kebutuhan fungsional membersihkan diri dan kebutuhan relaksasi tidak sepenuhnya ciptaan orang modern. Orang Romawi pada tahun 1700-an sebelum Masehi sudah membangun kamar mandi privat di rumah-rumah dengan bathtub dan saluran air hangat serta tempat mandi umum di kota-kota mereka di Yunani. Di tempat itu warga kota saling bertukar berita, bersantai, dan menyegarkan pikiran. Bagi mereka, ritual mandi sangat penting. Tokoh-tokoh dalam tulisan Homer dikisahkan melakukan mandi untuk mendapatkan kekuatan.
Itu adalah sejarah. Mari sekarang kita kembali ke masa kini. Persoalan kamar mandi modern yang nyaman tidak terletak pada apakah Anda mandi menggunakan gayung, shower, atau bathtub. Itu hanyalah pilihan cara Anda membersihkan diri. Pilih saja mana yang lebih nyaman atau familiar digunakan. Tapi, kita boleh mengadopsi kamar mandi ‘Barat’ yang membagi kamar mandi menjadi bagian basah dan kering. Tak hanya untuk kenyamanan, tapi tingkat keamanan bisa jadi berlipat. Tidak seluruh lantai menjadi licin karena cipratan air dan sabun.
Area basah adalah tempat Anda meletakkan bak air, shower, atau bathtub dan umumnya kloset. Bahkan di tempat Anda ‘bermain’ air ini, pastikan material lantai tidak licin, misalnya terbuat dari keramik bertekstur. Area basah dan kering bisa dibatasi dengan tinggi rendah lantai, dinding kaca, shower curtain, dan sebagainya.
Material untuk dinding dan lantai kamar mandi harus kuat, mudah dibersihkan, tahan air, tahan panas dan uap. Material kayu yang digunakan untuk lemari, pintu dan daun jendela perlu dipilih cermat. Pastikan dari jenis kayu yang tidak mudah lapuk, mengingat tingginya tingkat kelembapan di ruangan ini.
Di area kering umumnya kita meletakkan wastafel, dilengkapi cermin dan lemari penyimpanan. Masukkan persediaan handuk bersih, toiletries, pewangi, tisu gulung, dan alat-alat pembersih ke dalam lemari ini. Jika Anda berias di kamar mandi, sisakan space untuk peralatan dandan Anda. Sediakan stop kontak dan colokan listrik, di dekat area ini. Jadi, Anda bisa dengan nyaman mengeringkan rambut dengan hair dryer. Anda tidak perlu senewen dengan kemungkinan cipratan air yang bisa menyebabkan listrik arus pendek (korslet).
Sering terlupakan adalah pencahayaan. Untuk kamar mandi, pilih pencahayaan yang kuat namun lembut. Letakkan lampu tungsten di dekat cermin agar Anda bisa berias dengan sempurna.
Sebelum memikirkan pewangi ruangan yang paling harum, sebenarnya lebih penting mengusahakan ventilasi udara yang terbaik. Misalnya, menggunakan kipas pembuangan (exhaust fan). Kipas sebaiknya diletakkan di atas pancuran atau bak mandi, dan bisa dihidupkan kapan saja (daya penggeraknya tidak tergantung pada listrik). Sirkulasi udara yang baik juga membuat ruangan terhindar dari lembap dan tumbuhnya jamur.