Abad ke-14
Ratu Elizabeth dari Hungaria menginspirasi parfum pertama dengan penggunaan alkohol yang dinamakan Eau de Hongrie sebagai simbol kecantikan abadi.
Abad ke-18
Raja Louis XV adalah seorang raja yang mencintai wewangian. Ketika menduduki takhta kerajaan Prancis di abad ke 18, istananya dikenal sebagai “la cour parfumee” atau istana yang harum.
Saking cintanya pada wewangian, Madame de Pompadour sebagai salah seorang selir raja memesan suplai parfum yang sangat banyak karena setiap hari sang Raja menginginkan bau yang berbeda di istana.
Abad ke-19
Selama masa Revolusi Industri, parfum dijual dengan harga relatif mahal sehingga distribusinya pun terbatas pada kelas menengah ke atas.
Industri parfum kala itu bertumbuh secara pesat di Grasse, Prancis. Sebagai kota pengrajin sarung tangan kulit, parfum kala itu dibutuhkan untuk membuat sarung tangan kulit dengan aroma tertentu.
Abad ke-20
Komposisi unsur sebotol parfum masih dalam format sederhana dengan bahan-bahan natural dari berbagai jenis bunga di awal abad ini. Mawar, melati, dan violet adalah material utama yang dimasukkan sebagai komponen sebuah parfum. Seiring berjalannya waktu ditemukan pula elemen lain seperti jenis-jenis citrus yang bisa dipadukan dengan elemen bunga. Baru setelah Perang Dunia I,
Di awal abad ini, komposisi bahan utama yang digunakan untuk menghasilkan aroma parfum masih sangat terbatas. Beberapa bahan yang umum digunakan diantaranya adalah bunga mawar, bunga melati, bunga violet, dan daun peppermint. Seiring berjalannya warktu ditemukan pula aroma lain seperti citrus yang dipadukan dengan aroma bunga.
Produsen parfum pun memerlukan usaha ekstra keras untuk memperoleh aroma bunga berkualitas tinggi. Jika ingin memiliki esens bunga mawar, para produsen harus menyuling air mawar yang diperoleh dari berton-ton kelopak bunga mawar. Demikian juga untuk memperoleh aroma citrus dan peppermint.
Setelah perang Dunia I, mulailah bermunculan berbagai aroma dan formula yang lebih kompleks. Untuk pertama kalinya, Ernest Beaux memasukkan komponen aldehida pada salah satu parfum yang dikenal dengan nama Chanel no 5.