Fashion Trend
Era Baru Pergelaran Mode

1 Feb 2016

Tak lagi berada di ruangan kecil dengan kapasitas 1.000 orang penonton, kini pertunjukan mode dapat dinikmati oleh siapa saja, di mana saja.

Konsep pekan mode sebagai acara eksklusif yang diisi oleh undangan, selebritas, para editor mode, sponsor, dan sosialita sudah bergeser dengan hadirnya dunia digital dan maraknya media sosial. Kini, siapa saja dapat menikmati pergelaran melalui cara live streaming di mana saja dan tanpa batas.

Awal mula teknologi

Pada tahun 2009, Alexander McQueen membuat gebrakan dengan memberi fitur live streaming pada panggung mode spring/summer 2010.
    Di tahun berikutnya, sederet desainer seperti Alexander Wang, Marc Jacobs, dan Burberry turut serta menghadirkan fitur live streaming pada pergelaran mode mereka untuk menyapa lebih dekat para pencinta mode di seluruh dunia.
    IMG, badan penyelenggara New York Fashion Week, menyatakan bahwa teknologi tersebut merupakan masa depan pekan mode.
    Streaming menjadi bagian penting suatu pekan mode, agar desainer dapat ‘menjangkau’ penonton lebih luas dan membantu konsumen untuk ‘mengenal’ desain terbaru sebuah brand tanpa harus hadir di tempat fashion show secara langsung. Dengan demikian, para penikmat mode pun dapat dengan mudah memperoleh informasi teranyar sekaligus mengunggahnya di media sosial.

Advertisement
Makin Mudah dan Menguntungkan

Kecanggihan fitur live streaming dapat menjadi sarana melakukan riset marketing untuk kepentingan bisnis penjualan. Input data dan e-mail dari tiap penonton yang masuk ke website dan melakukan live streaming, desainer dapat mengetahui desain dan warna yang paling digemari oleh konsumen di tiap negara berbeda. Hal tersebut dapat menjadi database dan menjadi informasi baru bagi para fashion buyers.

Inilah yang mengubah siklus marketing dari sisi bisnis. Umumnya, para buyers datang sesudah pergelaran mode untuk memilih koleksi yang cocok untuk keperluan masing-masing. Dengan adanya data survei secara online, konsumen dapat memberi opini dan memengaruhi keputusan busana esensial yang sebaiknya diambil oleh para buyers.
Baru-baru ini, Tommy Hilfiger dan Calvin Klein menyediakan opsi membeli langsung koleksi yang sedang ditampilkan pada website mereka.

Masih Belum Sempurna
Meskipun kemajuan teknologi terus melaju, masih terdapat beberapa kendala dalam menjalankan sebuah sistem yang baru. Salah satunya adalah bandwith internet yang tidak sama rata kecepatannya, sehingga di beberapa negara tidak memungkinkan untuk melakukan streaming. Terlebih lagi biaya produksi streaming yang terbilang mahal. Hal-hal ini yang membuat banyak brand menahan diri dan tidak ikut serta melakukan fitur streaming pada pergelaran mode mereka. (f)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?