Dalam khazanah ayurveda, batu (dalam hal ini yang berjenis kristal) adalah medium untuk penyembuhan yang dikenal dengan crystal therapy. Ini adalah bagian dari penyembuhan holistik, mencakup spirit, body, and mind. Maya Safira Muchtar, seorang praktisi ayurveda dari L’ayurveda, mengatakan, batu bisa untuk menangani segala bentuk keluhan dari fisik juga psikis.
“Ibaratnya recharge, batu bisa membantu memulihkan kondisi kita. Adapun tekniknya, tiap healer punya teknik yang berbeda-beda. Ada yang bisa diminum airnya, ada juga yang diletakkan di bagian tubuh yang paling lemah energinya,” jelas Maya, yang mengatakan bahwa terapi ini berhubungan dengan tubuh dan energi. Batu digunakan sebagai medium untuk mengaliri frekuensi listrik di tubuh kita karena sifatnya yang merupakan penghantar listrik alami.
Orang mulai mengenal penyembuhan melalui medium batu ini kira-kira sejak 6.000 tahun yang lalu di Mesir. Noviana Kusumawardhani, seorang tarot reader, mengatakan, “Saya memercayai kristal sebagai medium energi, tetapi bagi saya, itu lebih karena kandungan kimia –misalnya mineral, kalium, atau magnesium– dari masing-masing batu. Tiap batu mampu membantu fungsi-fungsi cakra manusia sehingga selaras dengan alam semesta,” ujarnya.
Menurut Novi, batu kristal atau akik itu tidak seseram bayangan orang yang banyak menganggapnya sebagai jimat yang sakti mandraguna. “Itu hanya batu biasa, yang kandungan komposisi kimianya bersinergi saja dengan kebutuhan energi kita. Kalau pas cocok, efeknya akan sangat bagus. Tapi kalau tidak, ya, sama saja dengan memakai aksesori biasa,” tutur Novi.
Batu juga bisa terkait dengan astrologi. Ada kepercayaan, misalnya, mereka yang lahir pada bulan Januari, batunya adalah garnet, Februari adalah amethyst, aquamarine adalah batunya yang lahir bulan Maret, dan seterusnya. “Hal ini berkaitan dengan posisi bintang dan planet pada saat itu. Ada batu-batu yang kekuatannya menjadi bertambah pada bulan tertentu sehingga frekuensinya cocok dengan mereka yang lahir pada bulan tersebut,” jelas Novi.
Batu seperti giok adalah jenis kristal yang paling umum dikenal dalam tradisi Cina. Giok, selain punya elemen psikologis, juga ada elemen metafisik. Dari sisi psikologis, dia bisa membuat orang bijak. Warna hijau itu berkaitan dengan salah satu titik cakra tubuh. Hijau memang dapat mengembangkan rasa kasih dalam diri kita. Sedangkan dari sisi lain, hijau juga melambangkan kemakmuran karena hijau adalah warna kesuburan.
Lalu, kenapa ada orang yang memakai batu berukuran besar? Mengenai hal ini, Maya menjelaskan, batu dipercaya bisa membantu kekuatan intuisi. “Itulah makanya, orang seperti paranormal, biasanya memakai cincin berbatu besar. Batu diyakini bisa membantu untuk mengakses suatu kemampuan,” tutur Maya.
Lebih jauh, tentang tren batu ini, Maya menanggapi secara positif. “Fenomena ini menandai bahwa kita sudah mulai dekat dengan alam. Manusia itu akan sangat stres kalau dia makin jauh dengan alam. Sebab, kita ini adalah bagian dari alam semesta ini. Ketika kita lebih banyak bersentuhan dengan elektronik atau gedung, hidup kita menjadi timpang karena ketidakseimbangan,” ujar Maya. Ia juga menegaskan, seharusnya kehadiran batu juga membuat seseorang menjadi lebih bijak dan jauh dari kerakusan untuk mengeksploitasi alam.(Ficky Yusrini)