Foto: PBSI
Berhubung merupakan turnamen yang levelnya cukup tinggi, Indonesia Masters 2018 pun diikuti oleh sebagian besar pemain berperingkat tinggi. Para pemain top Tiongkok seperti Chen Qingchen, Jia Yifan, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, Lin Dan, dan Chen Long, begitu juga pemain terkenal negara lain seperti Carolina Marin (Spanyol), Ratchanok Intanon (Thailand), Nozomi Okuhara (Jepang), dan juga Mads Conrad Petersen & Mads Pieler Kolding asal Denmark turut berpartisipasi. Tentunya, Indonesia menurunkan seluruh pemain terbaik, seperti Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Dijamin, turnamen ini akan menampilkan pertandingan-pertandingan seru yang akan sayang untuk dilewatkan.
3/ Wajah baru Istora
Untuk persiapan Asian Games yang akan berlangsung bulan Agustus mendatang, sejumlah tempat olahraga direnovasi, termasuk Istora Senayan. Dengan menonton Indonesia Masters 2018, Anda bisa menjadi orang pertama yang merasakan langsung stadion ini setelah direnovasi. Bahkan, pemain Denmark Mads Conrad Petersen dibuat kagum.
“Istora sangat cantik. Waktu melihat Istora, kami kaget. Dari tempat duduknya, ruang gantinya, menurut saya ini bagus untuk para pemain. Kami tidak sabar bertanding di Istora yang baru. Walaupun masih ada angin sehingga susah bermain di sini, tetapi atmosfernya tetap sama dan penonton sangat dekat ke lapangan,” ujarnya seperti yang dikutip dari situs PBSI.
4/ Target satu gelar untuk Indonesia
Sebagai tuan rumah, tentulah Indonesia berharap untuk merebut gelar juara. Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, Indonesia menargetkan satu gelar dari ajang ini, terutama dari sektor ganda putra dan ganda campuran.
“Target satu gelar juara, tapi saya ingin semua atlet tampil maksimal. Persiapan sudah dilakukan dari awal tahun, baik persiapan fisik maupun teknik,” jelasnya melalui situs PBSI.
Sebagai pemain nomor satu dunia dari sektor ganda putra, beban ini tentulah diberikan kepada Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Ini pendapat Kevin mengenai target tersebut.
“Soal beban target tergantung bagaimana kita menyikapinya. Kalau saya, sih, menikmatinya saja dan jadikan ini sebagai motivasi. Pastinya kami mau memberikan yang terbaik, semoga menjadi awal yang baik tahun ini. Kami punya motivasi lebih, mudah-mudahan prestasi tahun ini minimal menyamai rekor tahun lalu,” ujar Kevin yang bersama Marcus merebut 7 gelar super series di 2017.
5/ Tiket tersedia online
Bagi Anda yang mau menyaksikan langsung turnamen Indonesia Masters 2018, tiketnya bisa dibeli langsung di Istora ataupun secara online di Blibli dan Tiket.com. Berikut daftar harga tiketnya.
Kualifikasi – 23 Januari 2018 (gate dibuka pukul 08.00, pertandingan mulai pukul 10.00)
VIP: Rp 50.000
Kelas 1: Rp 25.000
VIP: Rp 100.000
Kelas 2: Rp 50.000
R16 (babak 2) – 25 Januari 2018 (gate dibuka pukul 09.00, pertandingan mulai pukul 11.00)
VIP: Rp 100.000
Kelas 2: Rp 50.000
Quarter final – 26 Januari 2018 (gate dibuka pukul 10.00, pertandingan mulai pukul 13.00)
VIP: Rp 150.000
Kelas 2: Rp 75.000
Semi final – 27 Januari 2018 (gate dibuka pukul 09.00, pertandingan mulai pukul 12.00)
VIP: Rp 300.000
Kelas 2: Rp 150.000
Final – 28 Januari 2018 (gate dibuka pukul 09.00, pertandingan mulai pukul 12.00)
VIP: Rp 300.000
Kelas 2: Rp 150.000
Ayo dukung tim bulu tangkis Indonesia! Selamat menonton. (f)
Baca juga:
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Juara Baru Ganda Putra Bulu Tangkis Indonesia yang Bersinar di Malaysia Master 2018
Di Tengah Pemulihan Cedera Lutut, Liliyana Natsir Bersama Tontowi Ahmad Menjuarai BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017
Chen Qingchen, Pebulu Tangkis Putri Tiongkok Pujaan Penonton BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017
Topic
#bulutangkis, #olahraga