Jenama mode lokal Purana merayakan perjalanan 16 tahunnya dengan menggelar Pameran Retrospektif Imersif bertajuk Purana 16 Years: A Tapestry of Nature & Culture. Resmi dibuka pada 22 Oktober 2025, perayaan ini berlangsung di lokasi ikonik yang baru direstorasi, Cikini82, Jakarta Pusat.
Bertempat di rumah bersejarah yang menjadi kantor pertama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini, Purana mengajak para tamu undangan dan masyarakat umum untuk melewati perjalanan tiga babak Purana. Bukan sekadar pameran, ini adalah pengalaman multi-sensori yang mengajak pengunjung menyelami arsip, inovasi, dan filosofi Purana.
Menurut Nonita Respati, Founder & Creative Director Purana, pemilihan Cikini82, yang kontras antara sejarah dan modernitas, sangat mewakili DNA Purana yang menghormati warisan (heritage) sambil bergerak maju dengan desain kontemporer.
Memasuki rumah utama Cikini82, para pengunjung diajak untuk melewati perjalanan tiga babak yang merupakan bukti konsistensi dan evolusi Purana.
Di bagian pertama, PUSAKA mewakili babak awal Purana dari tahun pertama berdiri hingga 2021 yang berakar pada tradisi dan kehangatan budaya. Dengan nuansa sepia, suara gamelan sayup-sayup, dan aroma malam, Ruang Pusaka menghadirkan kehangatan wastra tradisional. Di sini, pengunjung bahkan bisa mencoba mencetak cap batik dari arsip Purana dan mencicipi minuman tradisional di bar Art of Jamu.
Pada babak kedua, TITIAN menggambarkan perjalanan dan metamorfosis Purana hingga saat ini (2022-2025). Suasana langsung berubah seakan kita masuk ke hutan hujan Indonesia yang teduh, lengkap dengan aroma tanah dan bunga.
Di babak ketiga, LANGGENG menjadi penanda komitmen Purana terhadap keberlanjutan dan transformasi menjadi gerakan gaya hidup. Di sini, Purana meluncurkan lini Home & Living dan koleksi Puragraph yang terinspirasi arsitektur.
Diakui Nonita, 16 tahun perjalanan bukan hal mudah, namun Purana bisa sampai di posisi saat ini juga tak lepas dari kolaborasi-kolaborasi kreatif yang telah dilakukan untuk membawa komitmen keberlanjutan. Ia pun percaya, Purana akan memiliki langkah lebih panjang lagi ke depannya dengan menjadi jenama gaya hidup.
“Banyak brand fashion hebat internasional yang sudah lebih dulu memulai langkah ini. Tidak hanya menjadi sekadar brand fashion, tapi menjadi brand lifestyle yang menemani di setiap sisi kehidupan. Dan kami terinspirasi untuk membuat lini Home & Living yang masih sejiwa dengan Purana dari sisi desain,” ungkap Nonita.
Meski sempat diguyur hujan lebat, malam pembukaan Purana 16 Years: A Tapestry of Nature & Culture tetap dipenuhi tamu undangan. Mereka antusias menikmati pameran perayaan yang memadukan sejarah, seni, wastra, dan inovasi dalam sebuah pengalaman yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga seluruh panca indra.
Tak hanya itu, Purana juga melibatkan mahasiswa sebagai pemandu pameran, memastikan warisan desain dan filosofi wastra Purana diteruskan ke generasi muda. (f)
Baca juga:
Koleksi Terbaru Fuguku Dipamerkan di New York dan Paris
IDFES 2025 Dorong Era Next Gen Fashion Indonesia: Inovasi, Kolaborasi, dan Dampak Nyata
Faunda Liswijayanti
Topic
#purana, #pameran, #fashion, #brandlokal, #bisnis