Kelantan selalu punya cara untuk membuat perjalanan terasa lebih lambat, namun justru lebih bermakna.
Dalam perjalanan FamTrip AirAsia menjelajahi Kelantan Juni lalu, Femina menemukan sejumlah destinasi yang memperlihatkan sisi lain Malaysia—mulai dari pantai yang tenang, rumah ibadah lintas budaya, hingga pulau kecil yang menjadi surga kuliner lokal (di sini asal durian Musang King).
Siapa tahu bisa jadi opsi destinasi liburan kamu nanti....
Pantai yang wajib masuk itinerary
Bagi pencinta wisata alam, pesisir Kelantan menghadirkan pantai-pantai asri dengan karakter berbeda-beda, mulai dari lokasi favorit menikmati matahari terbit hingga gerbang menuju pulau-pulau cantik di Laut Cina Selatan.
Pantai Kemasin
Jika mencari suasana pantai yang tenang dengan garis pantai panjang, Pantai Kemasin layak menjadi tujuan pertama. Pantai ini dikenal sebagai lokasi menikmati matahari terbit sekaligus menjadi salah satu lokasi favorit untuk aktivitas selancar ketika musim ombak tiba.
Bahkan, pantai ini juga menjadi lokasi penyelenggaraan Kemasin Beach Surf Competition yang diikuti peserta dari berbagai negara, menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata bahari Kelantan.
Pantai Tok Bali
Berjarak sekitar satu jam dari Kota Bharu, pantai ini dikenal sebagai gerbang menuju beberapa pulau di pesisir timur Malaysia. Dermaga wisata Tok Bali menjadi titik keberangkatan berbagai aktivitas laut, termasuk perjalanan menuju Pulau Perhentian, menawarkan panorama sunset.
Menyusuri harmoni tempat ibadah di Kelantan
Kelantan menjadi contoh bagaimana keberagaman hidup berdampingan. Dalam satu perjalanan, Femina mengunjungi masjid bersejarah hingga wat Buddha yang telah berdiri puluhan tahun.Masjid Kampung Laut
Salah satu masjid kayu tertua di Malaysia, seluruh bangunannya didominasi material kayu tanpa kubah besar, menghadirkan arsitektur Melayu tradisional yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Masjid Kampung Laut menjadi salah satu ikon sejarah Islam di Kelantan.
Masjid Muhammadi
Berlokasi di pusat Kota Bharu, Masjid Muhammadi termasuk masjid paling berpengaruh di Kelantan. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini jadi pusat pengembangan ilmu agama dan aktivitas masyarakat sejak awal abad ke-20.
Masjid Ar-Rahman Kubang Batang
Berada di kawasan yang lebih tenang, Masjid Ar-Rahman menghadirkan suasana teduh yang cocok untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan darat menjelajahi Kelantan.
Wat Phothivihan
Wat Phothivihan adalah rumah bagi patung Buddha tidur sepanjang sekitar 40 meter, dan termasuk patung Buddha terbesar di Asia Tenggara. Kompleks ini menjadi simbol kuat keberagaman budaya yang hidup di Kelantan.
Wat Machimmaram
Tak kalah mengesankan, Wat Machimmaram terkenal dengan patung Buddha duduk raksasa, salah satu terbesar di Asia Tenggara. Kompleks vihara ini dipenuhi ukiran khas Thailand yang menarik untuk diabadikan.
Wat Phikulthong
Nuansa tenang terasa di Wat Phikulthong, vihara yang dihiasi arsitektur khas Thailand dengan warna-warna cerah dan detail ornamen. Tempat ini destinasi favorit untuk menikmati sisi spiritual sekaligus budaya Kelantan.
Mencicipi kehidupan di Pulau Suri dan Pulau Sri Tanjung
Selain menawarkan pemandangan sungai yang tenang, dua pulau ini menghadirkan pengalaman menikmati kehidupan masyarakat lokal yang masih lekat dengan tradisi.Pulau Suri
Mengunjungi Pulau Suri terasa seperti kembali ke masa ketika aktivitas jual-beli masih berlangsung di atas sungai.
Pengalaman ini menjadi salah satu atraksi wisata berbasis komunitas yang dikembangkan Tourism Kelantan.
Pulau Sri Tanjung
Tak jauh dari Pulau Suri, Pulau Sri Tanjung juga punya floating market yang menawarkan suasana serupa dengan latar Sungai Kelantan. Selain berburu kuliner khas, pengunjung dapat menikmati kehidupan masyarakat lokal yang masih sangat dekat dengan budaya sungai.
Ada banyak cara mengenal Kelantan. Setelah menjelajahi negeri ini bersama FamTrip AirAsia, satu hal terasa jelas: Daya tarik terbesar Kelantan bukan hanya tempat-tempat yang dikunjungi, melainkan cerita yang hidup di balik setiap destinasinya.
Kini, dengan hadirnya penerbangan langsung AirAsia rute Jakarta-Kota Bharu, perjalanan menuju salah satu destinasi paling autentik di Malaysia semakin mudah. Kelantan pun menyisakan banyak alasan untuk kembali suatu hari nanti. (f)
Baca juga:
Kelantan, Negeri Masakan Melayu yang Layak Kunjung
Menelusuri Warisan Kelantan, Negeri yang Menjaga Tradisi di Tengah Perubahan
Tiga Hari dalam Tenang, Menemukan Wajah Lain Pulau Perhentian
Laili Damayanti
Topic
#VisitMalaysia2026, #ExploreKelantan