Foto: Fotosearch
Gen X
Di tahun ini, kebanyakan muda-mudi—begitu dulu sebutannya, hi hi hi—masih sulit pacaran di depan umum. Pasalnya, banyak orangtua yang masih belum mengizinkan anaknya berpacaran, tapi senang menjodoh-jodohkan. Alhasil, generasi ini harus berusaha keras memperjuangkan cintanya dengan cara puitis dan penuh rayuan.
Cara PDKT
- Mengirimkan surat cinta menggunakan kertas surat berwarna pink dan wangi.
- Berpura-pura menyelipkan memo atau puisi cinta di buku sang pujaan hati.
Cara Nembak
Pria jadi pihak yang wajib nembak. Lucunya masih banyak yang nggak berani untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung. Mereka lebih memilih mengirimkan pesan cinta dulu. Kalau responsnya positif, baru, deh, mengungkapkan perasaan langsung saat datang ke rumah gebetan.
Gaya Berpacaran
- Naik becak atau sepeda berdua. Ini, nih, jadi momen penting untuk berdekatan dengan si dia.
- Makan bakso semangkuk berdua--maksudnya biar irit, sih.
- Sesekali nonton bioskop.
Generasi Langgas
Cara PDKT
- Berkirim pesan melalui SMS atau chat messenger sambil harap-harap cemas agar pesannya dibalas.
- Malu-malu untuk mulai menelepon gebetan duluan. Biasanya, ketika tahu teleponnya diangkat, langsung ditutup.
- Mulai sering mencari calon potensial via media sosia dan online dating.
Cara Nembak
Cowok harus tetap nembak duluan. Sedangkan, cewek hanya menunggu sinyal dari si cowok saja.
Gaya Pacaran
- Jalan dan nonton di mal tiap malam Minggu.
- Wajib photo box atau selfie bersama pacar.
- Saling menelepon atau video call selama berjam-jam.
- Berbalas mention di akun media sosial. (f)
Baca juga:
Hanya 31% Generasi Millennial yang Pernah Menjalani Online Dating!
6 Hal yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Pria dari Online Dating
11 Cara Simpel Cegah Online Bullying
Topic
#tipcinta