Reviews
Ballard: Ketangguhan Perempuan di Tengah Korupsi Moral dan Diskriminasi Semu

13 Jul 2025

Ballard dan Parker bekerja keras untuk berdamai dengan diri sendiri
Ballard bersama Parker, Rawls, dan Laffont
Martina dan Colleen, yang jago mengulik internet untuk mencari petunjuk
Berselancar adalah me time bagi Ballard
Kasus lama Bosch diteruskan Ballard, dan Bosch membantu menguak korupsi di dalam LAPD
Apa jadinya jika kita mencintai pekerjaan kita, tapi pekerjaan kita, dan lingkungannya, seperti mendiskriminasikan kita?

Itulah yang terjadi pada Detektif Renée Ballard (Maggie Q) dari LAPD atau Kepolisian Los Angeles, tokoh utama serial Ballard. Menentang koleganya membuat ia dipindahkan ke lantai basemen, dan mengepalai Divisi Cold Case atau Kasus Lama yang belum tertuntaskan.

Unit itu dibangun Anggota Dewan Jake Pearlman (Noah Bean) demi mencari pembunuh adiknya, Sarah, yang terbunuh 25 tahun silam. Mirisnya, tim Ballard bukan polisi tapi banpol atau polisi cadangan, serta sukarelawan dan magang.

Sebagai polisi cadangan ada Thomas Laffont (John Carroll Lynch), pensiunan polisi yang bisa menyeimbangkan Ballard di saat emosi, dan Ted Rawls (Michael Mosley), CEO perusahaan keamanan.

Lalu ada Colleen Hatteras (Rebecca Field), sukarelawan yang punya rasa ingin tahu tinggi dan mengandalkan intuisi, serta Martina Castro (Victoria Moroles), anak magang yang mencari tantangan bekerja di kantor polisi.

Ballard, drama kriminal prosedural yang menegangkan dan penuh plot twist. Foto: Prime Video

Tak heran dengan tim amatir ini Ballard, yang dulunya di Divisi Pembunuhan, dianggap remeh oleh divisi lain. Untungnya Ballard mendapat dukungan dari atasannya, Kapten Bercham (Hector Hugo).

Ketika menyelidiki kasus lama, Ballard bertemu Samira Parker (Courtney Taylor), mantan detektif, yang kemudian bergabung ke dalam timnya. Penyelidikan Ballard dan tim ternyata membuka korupsi di tubuh LAPD, yang ternyata berkaitan dengan koleganya, Robert Olivas (Ricardo Chavira), yang juga mantan partner Parker.

Kasus pembunuhan Sarah pun ternyata berkaitan dengan kasus pembunuhan berantai yang berlangsung bertahun-tahun tanpa tercium polisi.

Ballard merupakan spinoff dari serial Bosch dan Bosch: Legacy, berdasarkan novel karya Michael Connelly. Karakter Harry Bosch (Titus Welliver) juga tampil, dan membantu Ballard menyelesaikan kasus lama, yang dulunya dipegang Bosch.

Sulit untuk tidak menuntaskan serial ini begitu episode pertama selesai ditonton. Kita terpikat bukan saja pada bagaimana Ballard dan tim menyelidiki kasus dengan infrastruktur seadanya tapi empati tak berbatas, tapi juga bagaimana dia dan tim menunjukkan integritas profesi mereka.
Advertisement

Tak sekali dua kali Ballard dan tim menemui jalan buntu, atau petunjuk potensial mereka salah. Tapi kegigihan dan kerja keras pada akhirnya tentu tidak mengkhianati hasil.

Meski dianggap gurem, Ballard dan timnya punya hubungan yang hangat, setara, tapi tetap profesional. Ballard contoh atasan yang bekerja dengan memberikan contoh, dan tidak segan minta tolong kepada anak buahnya.

Ballard dan tim ketika bersama-sama menemukan petunjuk berharga atas kasus lama mereka. Foto: Prime Video

Selain itu, serial Ballard menggambarkan bahwa menjadi detektif perempuan yang hebat ternyata tidak mudah, dan diskriminasi semu ternyata ada, yang awalnya tidak mereka sadari.

Dengan latar belakang kehangatan (dan kemacetan) Los Angeles, serial ini juga menyinggung isu kesehatan mental (trauma Ballard atas kematian ayahnya), serta pelecehan seksual oleh rekan kerja.

Satu lagi, karakter Ballard menunjukkan bahwa sesibuk-sibuknya kita, tetap harus punya me time!

Maggie Q pas banget memerankan sosok Renée Ballard yang tangguh tapi juga bisa sok gengsi di depan neneknya, Tutu (Amy Hill), atau bikin teman kencannya, Aaron (Michael Cassidy), mau jadi backburner.

Melihat ending episode 10, harusnya, sih, Ballard mendapatkan musim kedua. Serial apik yang tayang di Prime Video ini cocok juga ditonton ulang.

Baca juga:
Roman Dendam: Cinta Muncul di Antara Dendam Membara
4 Serial Thriller untuk Nonton Maraton dan 1 Serial On Going yang Tidak Kalah Seru!
American Primeval: Ketika Darah dan Kekejaman Ikut Membangun Negeri

 

Zornia Harisantoso


Topic

#reviews

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?