“Buumi fokus pada development childhood play. Konsepnya anak belajar lewat 3 hal yaitu free play, experimental play (in house activities), dan directed play (classroom),” terang Natasha.
Beragam aktivitas yang menunjang motorik kasar seperti kolam bola, panjat-memanjat, indoor soccer, atau untuk mengasah motorik halusnya seperti art and craft, hingga kelas balet dan mengaji bisa jadi pilihan aktivitas anak di Buumi Playscape yang buka dari jam 10 pagi hingga pukul 9 malam.
Dengan biaya masuk Rp70ribu (untuk 6 bulan-2 tahun) dan Rp100ribu (untuk 2 tahun ke atas), anak dapat menikmati beragam kegiatan di Buumi Playscape selama maksimum 4 jam. Harga tersebut sudah termasuk satu pendamping. Jika ada tambahan pendamping kedua maka akan dikenakan tambahan biaya sebesar Rp30ribu.
“Kami juga bekerja sama dengan beberapa vendor seperti Engineering for Kids, Sjuman School of Music, Sumber Cipta Ballet, dan banyak lagi yang memberikan kelas pelatihan di Buumi,” kata Natasha. Untuk kelas khusus ini dibebankan biaya tambahan mulai dari Rp200ribu - Rp2juta yang sudah termasuk harga tiket masuk.
“Ternyata animonya luar biasa. Pada saat hari biasa, pengunjung bisa mencapai 20-30 anak. Sedangkan di akhir pekan rata-rata mencapai 70-120 anak,” kata Natasha senang.
Banyak juga ibu yang menitipkan anaknya di sana saat berbelanja. “Untuk menjaga keamanan, peraturan kami orang dewasa tidak bisa sembarang masuk ke dalam untuk menjemput anak. Jadi, anak yang kami panggil keluar,” tutur Natasha.
Rencananya, tahun depan ia beraharap bisa mengekspansi Buumi Playscape menjadi lebih luas lagi dan dibuka cabang lain di daerah Pondok Indah. (f)
4 Manfaat Mengajari Anak Menggambar dan Mewarnai
Psikolog Tika Bisono: Jangan Merusak Anak dengan Gadget
Topic
#Playground, #ramahanak, #family