'ANTISOSIAL'
Di saat yang lainnya asyik ngobrol dan bercanda, ia lebih memilih untuk berdiam diri di kotak kerjanya. Selalu memiliki alasan untuk melewatkan makan siang bersama dan lebih suka bekerja secara mandiri. Indikator ini biasa ditemukan pada diri si antisosial.
Sosiolog Prancis klasik Emile Durkheim mengatakan bahwa pembawaan ini muncul karena individu tersebut merasakan 'keterasingan' atau tidak memiliki kemampuan untuk menempatkan diri dalam suatu sistem sosial. Bisa jadi ia minder karena merasa tidak selevel dengan rekan kerja lainnya. Atau ada trauma pribadi yang ingin ditutupi, sehingga sebisa mungkin ia menghindari kontak dengan orang lain karena ketakutan-ketakutannya yang kurang beralasan.
Masalah timbul saat si antisosial harus terlibat dalam sebuah proyek yang berhubungan dengan beberapa orang sekaligus. Komunikasi yang tidak lancar, dan kesulitan menggali ide berdampak buruk pada kinerja tim. Akibatnya rekan yang lain akan semakin enggan berurusan dengannya, dan ia menjadi makin pasif.
SOLUSI:
Sapaan ringan seperti ”Hai apa kabar?”, atau ungkapan perhatian tulus ”Wah, kamu terlihat segar pagi ini.” Selain membantu mencairkan kekakuan, sedikit banyak hal ini akan melatih dia untuk lebih komunikatif.
Pendampingan dan pemberian semangat dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya akan membantu membangkitkan kepercayaan dirinya. Namun, jika kasusnya terbilang ekstrem, tak ada salahnya jika Anda meminta bantuan psikolog perusahaan untuk melakukan konseling pribadi. (f)
Baca Juga:
5 Tip Jadi Supermodel Dari Laura Muljadi, Paula Verhoeven, dan Kelly Tandiono
Rahasia Sukses, Berhenti Mengejar Hasil dan Fokus Pada Proses
10 Aturan Penting Dalam Jamuan Bisnis
Topic
#karier