Foto: Rahma Wulandari
Salwa merupakan salah satu siswa penyandang disabilitas yang diundang oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk membuatkan lukisan potret wajah para tamu negara dalam Spouse Program KTT IORA 2017. “Saya baru belajar melukis wajah sejak 2016 di sekolah. Karya saya belum banyak, karena saya lebih banyak membatik,” kisah Salwa yang juga mendapatkan hadiah dari Madam Shein atas lukisannya.
Jamuan siang di Istana Kepresidenan Bogor itu dihadiri oleh empat pendamping pemimpin negara dan pemimpin pemerintahan, yaitu Madam Suleikha Ghalinle Osman, istri Wakil Perdana Menteri Somalia; Madam Chew Poh Yim, istri Wakil Perdana Menteri Singapura; Madam Mwanamwema Shein, istri Wakil Presiden Republik Persatuan Tanzania; dan Madam Bongi Ngema-Zuma, Istri Presiden Republik Afrika Selatan.
Lukisan potret wajah para tamu negara hari itu telah disiapkan sejak dua hari sebelumnya oleh empat siswa dari tiga SLB dari Jawa Tengah, yaitu SLB Negeri Surakarta 2, SLB YPAC 1 Karanganyar, dan SLB Magelang. Setelah disambut dengan Tarian Gaba-Gaba dari Maluku, para tamu diajak melihat para siswa melukis di Ruang Garuda.
Di pameran itu, Dian Primandika dan Galih Susilo, siswa penyandang tunarungu dan tunawicara ikut hadir dan melukis wajah Ibu Iriana Joko Widodo. Mereka lalu dihubungi oleh tim kantor Gubernur Jawa Tengah setelah Ibu Iriana berkenalan dengan anak-anak dan diminta untuk mengisi acara ini. Budi turut bangga, karya siswa-siswa SLB diapresiasi dengan baik oleh tamu negara. Madam Bongi Ngema-Zuma, istri Presiden Republik Afrika Selatan juga sangat senang menerima lukisan batik di atas kain primis.
Foto: Rahma Wulandari
Prestasi para siswa SLB ini patut diacungi jempol. Salah satunya, R. Alit Agung Wijayakusuma (Alit), yang jago membuat sketsa wajah. Alit pernah memecahkan rekor MURI dengan melukis 100 wajah di Magelang. Lukisan-lukisan di atas kanvas berukuran 60x40 sentimeter itu langsung diserahkan oleh para siswa sebagai kenang-kenangan untuk para tamu. Selain melihat karya siswa penyandang disabilitas, para tamu juga diajak untuk membatik di atas kain sutera dan melihat koleksi perhiasan mutiara Lombok sebagai salah satu bentuk pengenalan kekayaan budaya dan alam Indonesia.
Indonesia menjadi tuan rumah KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 atau Konferensi Tingkat Tinggi Negara-negara Lingkar Samudera Hindia yang berlangsung pada 7 Maret 2017 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. KTT IORA 2017 dihadiri sekitar 477 orang, termasuk para pemimpin negara, perdana menteri, dan menteri luar negeri dari 21 negara yang menjadi anggota IORA. Berbagai tema dibahas dalam dalam forum ini, seperti keamanan dan keselamatan maritim, fasilitasi perdagangan investasi, manajemen risiko bencana, manajemen perikanan, IPTEK, pariwisata dan pertukaran budaya, hingga blue economy dan pemberdayaan wanita. (f)
Topic
#IrianaJokoWidodo, #JokoWidodo, #KTTIORA2017