Foto: Dok.Femina Group
Saatnya kita menoleh pada ikan lokal. Ikan, yaitu segala jenis organisme yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan, penting untuk generasi yang sehat. Namun masih banyak orang takut makan seafood karena khawatir akan kesegarannya, di sini akan dijelaskan ciri-ciri seafood segar dan tidak segar untuk membantu Anda memilih jenis yang terbaik.
1/ IKAN
Mata
Segar: Terang, jernih, menonjol, cembung.
Tidak segar: suram, tenggelam, berkerut.
Insang
Segar: Merah terang dan lamela insang terpisah.
Tidak segar: Cokelat suram atau abu-abu. Lamela insang berdempetan.
Sisik
Segar: Menempel kuat (sulit dilepas).
Tidak segar: Mudah terlepas, bahkan beberapa sudah terlepas. Berlendir, kendur, dan warna khusus menghilang.
Daging
Segar: Kenyal, khususnya bagian perut. Aroma segar, tidak berlekuk bila ditekan, melekat kuat pada tulang.
Tes Apung
Segar: Tenggelam.
Tidak segar: Mengapung.
2/ KERANG
Warna daging belum berubah dari aslinya. Cangkang terbuka, menandakan kerang hidup. Khusus yang dijual tanpa cangkang, dagingnya utuh dan padat.
3/ CUMI-CUMI
Kokoh saat ditekan dan kepala menempel erat. Badan dilapisi selaput lendir jernih. Cumi ukuran kecil dagingnya keunguan dan berbintik-bintik hitam. Cumi ukuran besar warnanya putih, dengan sedikit bintik hitam.
4/ KEPITING/ RAJUNGAN
Kepiting dijual dalam kondisi hidup, karena itu biasanya diikat. Sementara rajungan dijual dalam keadaan mati. Semua capit harus lengkap. Bila badan belakangnya keras, artinya kepiting/rajungan gemuk dan sehat.
5/ UDANG
Kulit jernih, tanpa bintik hitam, dan kenyal (tidak lembek). Cangkang mengilap dan tidak berlumut. Kaki, cangkang, dan kepala tidak mudah lepas. Udang tidak lengket satu sama lain. (f)
Baca juga:
5 Rahasia Memasak Beras Biasa Jadi Nasi Nikmat ala Restoran
6 Tip Sukses Membuat Lontong
10 Ide Mengolah Daging Kambing untuk Idul Adha
Trifitria Nuragustina
Topic
#TipMasak, #IkanItuEnak