Saking sukanya pada desain, Ichell, dengan senang hati sering membantu teman-temannya membuat tugas kuliah mereka. “Saya sama sekali nggak ada perasaan terbebani, tuh. Saya justru happy mengerjakan tugas mereka' seperti menyalurkan hobi aja.”
Nggak hanya membantu temannya membuat tugas kuliah. Ichell juga sering mendapatkan tawaran membuat desain untuk kaus atau logo. Tentunya dengan bayaran yang sepadan.
Tapi hasil karyanya patut mendapatkan acungan jempol. Apalagi Ichell terbilang serius saat menggarap desain. “Setiap mendapatkan tawaran desain, saya selalu mencari referensi dan materi terlebih dahulu, dan terutama logo. Logo itu, kan, nggak bisa sembarangan. Logo selalu memiliki filosofi tertentu. Karena itu, setiap desain yang saya buat selalu memiliki filosofi tertentu."
Keunikan lain dari Ichell adalah hasil karyanya selalu memiliki ciri khas vintage dan retro. Kecintaannya terhadap desain ini membuat Ichell sempat tertarik berbisnis clothing line, hasil desainnya sendiri. Namun, sekarang sudah tidak lagi.
“Saya dulu memang sempat memiliki clothing line. Sayangnya, karena terlalu percaya, saya ditipu orang. Padahal bisnis itu sudah berjalan beberapa bulan dan konsepnya pun sudah terencana. Eh, uang hasil penjualannya dibawa kabur oleh orang yang dipercaya mengurus penjualan. Sekarang, saya agak kapok berbisnis. Lebih baik cari orang yang memang baik dulu untuk diajak berpartner,” cerita Ichell menutup pembicaraan dengan CC.