Celebrity
Michelle Ziudith Berbisnis Sambil Bantu Teman

19 Aug 2015

Belum memiliki waktu untuk meneruskan kuliah nggak menyurutkan Michelle Ziudith untuk mencari ilmu. Ichell, begitu sapaan akrabnya, justru sangat serius menekuni dunia desain, passionnya selain akting.

“Saya memang suka dengan desain (visual). Karena nggak memiliki waktu untuk kuliah atau kursus, saya memilih belajar desain secara autodidak melalui YouTube. Kalau lagi ada waktu kosong di sela-sela break syuting, saya sering iseng membuat gambar daripada hanya membaca buku,” cerita cewek kelahiran 20 Januari 1995 ini.

Saking sukanya pada desain, Ichell, dengan senang hati sering membantu teman-temannya membuat tugas kuliah mereka. “Saya sama sekali nggak ada perasaan terbebani, tuh. Saya justru happy mengerjakan tugas mereka' seperti menyalurkan hobi aja.” 

Nggak hanya membantu temannya membuat tugas kuliah. Ichell juga sering mendapatkan tawaran membuat desain untuk kaus atau logo. Tentunya dengan bayaran yang sepadan.

Advertisement
“Hasil desain pesanan saya ini sengaja tidak diberikan hak cipta. Sebab, banyak orang yang belum percaya pada kredibilitas desain saya. Saya, kan, hanya belajar desain secara otodidak, bukan dari institusi resmi. Makanya, kalau mereka mau mengaku bahwa desain itu merupakan hasil karya mereka, silakan saja. Tapi, mereka harus membayar saya dengan harga yang pantas,” kata Ichell.

Tapi hasil karyanya patut mendapatkan acungan jempol. Apalagi Ichell terbilang serius saat menggarap desain. “Setiap mendapatkan tawaran desain, saya selalu mencari referensi dan materi terlebih dahulu, dan terutama logo. Logo itu, kan, nggak bisa sembarangan. Logo selalu memiliki filosofi tertentu. Karena itu, setiap desain yang saya buat selalu memiliki filosofi tertentu."

Keunikan lain dari Ichell adalah hasil karyanya selalu memiliki ciri khas vintage dan retro. Kecintaannya terhadap desain ini membuat Ichell sempat tertarik berbisnis clothing line, hasil desainnya sendiri. Namun, sekarang sudah tidak lagi.

“Saya dulu memang sempat memiliki clothing line. Sayangnya, karena terlalu percaya, saya ditipu orang. Padahal bisnis itu sudah berjalan beberapa bulan dan konsepnya pun sudah terencana. Eh, uang hasil penjualannya dibawa kabur oleh orang yang dipercaya mengurus penjualan. Sekarang, saya agak kapok berbisnis. Lebih baik cari orang yang memang baik dulu untuk diajak berpartner,” cerita Ichell menutup pembicaraan dengan CC. 




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?