Pameran
Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, dan Denny Wirawan Akan Bawa Batik Ke UNESCO Paris

11 May 2018


Beberapa tahun belakangan, perancang busana Oscar Lawalata, terkenal tekun mengangkat wastra nusantara menjadi karya seni modern. Selain tenun, ia juga menggarap batik. Dua tahun belakangan Oscar menggagas konsep untuk bisa memamerkan batik di kantor pusat UNESCO di Paris ini.
 
Akan berlangsung pada 6 - 12 Juni 2018,  Oscar yang melibatkan dua desainer senior Edward Hutabarat dan Denny Wirawan, siap menunjukkan kekayaan, perkembangan, dan sejarah Batik Indonesia dengan menghubungkannya kepada perajin batik dan seni fesyen pada masa kini, kepada dunia internasional.
 


Foto : dok. Image Dynamics

Batik diresmikan dan dikukuhkan oleh UNESCO dalam Representative List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity tentang warisan budaya tak benda di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009.
 
“Saya menggagas dan mengajak beragam pihak, baik dari pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama bergandengan tangan dan menunjukkan kepada dunia bahwa kita memiliki batik sebagai ciri khas yang kuat dan berlangsung selama ratusan tahun. Dukungan dan pembinaan pembatik tradisional penting untuk dilakukan agar esensi batik yang sesungguhnya tidak menyurut,” ujar Oscar Lawalata.

 Foto: Dok. Image Dynamics


Advertisement
Sekitar 100 kain batik Indonesia yang dikurasikan bersama Yayasan Batik Indonesia (YBI), Rumah Pesona Kain, dan Oscar Lawalata Culture akan dipamerkan di gedung utama kantor pusat UNESCO yang dilalui oleh ribuan orang delegasi dunia yang bekerja dan beraktivitas setiap harinya. Di area ini akan menampilkan keragaman kekuatan motif batik-batik lawas yang khas hingga motif batik yang telah dikemas secara modern.
 
Dalam acara yang didukung Rumah Kreatif BUMN, Bank Mandiri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Badan Ekonomi Kreatif, I am Indonesian, dan L’Oréal Indonesia itu, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan kain batik di area perajin, serta mengikuti acara talkshow tentang ndustri batik Indonesia dan perkembangannya, tradisi batik dan budayanya. Pengunjung juga akan diajarkan cara memakai kain batik. 

Acara akan dibuka dengan pagelaran busana 24 koleksi karya Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, dan Denny Wirawan yang mengangkat batik sebagai tema masing-masing koleksi. Oscar akan membawa batik dari lima daerah di Jawa Timur; Madura, Surabaya, Ponorogo, Trenggalek dan Tuban dalam tampilan koleksi ready to wear. Edward Hutabarat memboyong batik dari daerah pesisiran Mega Mendung dan Sawung Galing, sementara Denny Wirawan akan mengusung keindahan dan keunikan Batik Kudus. (f)
 
Baca Juga:

Di Desa Tenun Ini, Ibu Iriana Joko Widodo Membeli Ulos Seharga Rp2 juta
Tenun Garut Masih Kalah Tenar dari Batik Garutan
Koleksi Cokelat Batik Untuk Merayakan Hari Batik Nasional
 


Topic

#batik

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?