Foto: Pixabay
Umumnya usaha skala kecil menengah tidak memiliki anggaran cukup besar untuk biaya promosi.
Menurut survei yang dilakukan Small Business Administration (SBA) tahun lalu, hampir separuh dari bisnis skala kecil di Amerika hanya mempau menginvestasikan bujet sebesar 3% untuk aktivitas promosi dan marketing. Sedangkan untuk yang skala mikro lebih sedikit lagi, yaitu kurang dari 3% dari total pendapatan yang mereka hasilkan.
Sementara SBA, agensi pemerintah yang mendorong pertumbuhan UMKM di Amerika, menyarankan bujet promosi dan marketing itu idealnya sebesar 8% dari total pendapatan dari penjualan.
Terima kasih untuk kehadiran sosial media di era ini yang membuat pengusaha kecil mampu melakukan aktivitas promosi dengan bujet rendah dan bahkan gratis.
Namun, agar efektif, tentunya dibutuhkan taktik khusus. Sebab battle di dunia nyata dan online itu berbeda.
Advertisement