Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan United Nations World Food Programme (UN WFP) mengajak anak muda meningkatkan konsumsi buah dan sayur melalui tagar #kerenDimakan. Segala platform media sosial dengan nama akun “Keren Dimakan” dikerahkan sebagai wadah sharing resep hingga tips. Kampanye ini mendukung strategi Kementerian Kesehatan melalui pilar kedua Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan pola makan Isi Piringku.
Peluncuran dan bincang-bincang daringnya, menghadirkan chef idola anak muda, Yuda Bustara. Ia bercerita tentang pola makan sehat yang dialaminya sejak kecil.
“Kebiasaan ini saya bawa terus hingga kini menjadi chef. Saya selalu menggunakan bahan yang segar dan beragam,” ucapnya.
“Studi kualitatif Kantar (2021) yang berjudul Understanding Health and Nutrition Among Adolescents menunjukan bahwa remaja memiliki konsepsi ideal terhadap bentuk tubuh, misalnya terlihat atletis untuk pria dan langsing untuk perempuan. Bersama dengan Kementerian Kesehatan, kampanye #KerenDimakan ingin menyampaikan pesan bahwa yang sama juga pentingnya adalah peran gizi dalam mendukung aktivitas fisik dan mental serta produktivitas remaja,” ujar Christa Räder, Perwakilan WFP untuk Indonesia.
Kiat dari Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO., adalah mengisi setengah piring dengan makanan pokok dan lauk pauk, sedangkan setengah bagian lainnya diisi sayur dan buah.
Sosok Shalina Hanifa menjadi duta remaja dalam kampanye ini. Menurutnya, rutin makan sayur dan buah bisa menjadi bentuk self-love. (f)
Baca juga:
Seperti Apa Nasi Goreng Yang Diceritakan Dalam Serat Centhini?
5 Kecap Favorit Nasgor Ala Seto Nurseto, Kolektor Kecap Jebolan MasterChef
Turrón, Permen Kalangan Raja-Raja yang Jadi Kudapan Natal di Spanyol
Gingerbread House Terinspirasi Dongeng Berumur Dua Abad
Trifitria Nuragustina